EVALUASI KINERJA INFRASTRUKTUR JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI SARANGAN KECAMATAN WONOASRI KABUPATEN MADIUN

, TARYONO (2016) EVALUASI KINERJA INFRASTRUKTUR JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI SARANGAN KECAMATAN WONOASRI KABUPATEN MADIUN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (92Kb) | Preview

    Abstract

    Taryono, 2015. Evaluasi Kinerja Infrastruktur Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Sarangan Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun. Pembimbing I: Dr. Ir. Mamok Soeprapto R, M.Eng. Pembimbing II: Dr. Eng. Ir. Syafi’i,M.T. Tesis Magester Teknik Sipil, Minat Utama Teknik Rehabilitasi dan Pemeliharaan Bangunan Sipil. Program Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret. Surakarta ABSTRAK Kerusakan komponen bangunan jaringan irigasi merupakan salah satu penyebab menurunya fungsi dan kinerja jaringan irigasi Daerah Irigasi Sarangan, hal ini terjadi yang disebabkan oleh bertambahnya umur bangunan dan pengaruh alam atau ulah manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan komponen bangunan jaringan irigasi, juga untuk mengetahui kondisi fisik jaringan irigasi, guna menentukan tindak lanjut pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi Sarangan. Dengan keterbatasan anggaran dana yang ada diharapkan bisa memaksimalkan perbaikan jaringan irigasi dan mampu meningkatkan kinerja jaringan irigasi. Metode penelitian dilakukan dengan cara obeservasi langsung ke lapangan dengan melakukan penelusuran jaringan irigasi Daerah Irigasi Sarangan. Penelusuran jaringan irigasi ini dilakukan untuk mendapatkan data kondisi prasarana fisik. Dengan data yang didapat untuk memberikan bobot penilaian pada saluran dan bangunan irigasi.Dari penilaian Kinerja Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Sarangan didapatkan nilai kondisi fisik masing-masing komponen. Penilaian kondisi kerusakan kamponen saluran dan bangunan jaringan Irigasi, menggunakan pedoman penilaian jaringan irigasi dari Subdit. Bina Program Ditjen Air, 1999. Nilai kondisi fisik masing-masing komponen tersebut dapat dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), menghasilkan alternatif-alternatif rehabilitasi yang dapat digunakan sebagai acuan untuk melakukan tindakan rehabilitasi. Skala prioritas rehabilitasi diperlukan untuk menjawab keterbatasan anggaran dana yang ada. Hasil penilaian kondisi fisik saluran pembawa secara keseluruhan adalah 80,80% dalam kategiri baik, kondisi fisik saluran pembuang secara keseluruhan adalah 78,67% dalam kategori cukup, kondisi fisik bangunan utama secara keseluruhan adalah 75,86% dalam kategori cukup, kondisi fisik bangunan pengambilan secara keseluruhan adalah 72,61% dalam kategori cukup, kondisi fisik bangunan disepanjang saluran pembuang secara keseluruhan adalah 81,00% dalam kategori baik dan kondisi fisik jaringan irigasi Daerah Irigasi Sarangan secara keseluruhan adalah 76,83% dalam kategori cukup. Penentuan prioritas rehabilitasi menggunakan metode AHP didapatkan hasil bahwa penanganan rehabilitasi dititik beratkan pada saluran pembawa pada perbaikan profil saluran. Kata Kunci: Penilaian Kinerja DI Sarangan, AHP, Skala Prioritas Rehabilitasi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 26 Jan 2016 12:47
    Last Modified: 26 Jan 2016 12:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23098

    Actions (login required)

    View Item