KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBINAAN DAN PENYEDIAAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA PRESTASI DI KABUPATEN PACITAN (Studi Deskriptif tentang Pemassalan, Pembibitan, Pembinaan Prestasi dan Perencanaan, Ketersediaan, Pemanfaatan, Pengelolaan Sarana Prasarana)

UTAMA, RIZAL HANDIKA (2016) KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBINAAN DAN PENYEDIAAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA PRESTASI DI KABUPATEN PACITAN (Studi Deskriptif tentang Pemassalan, Pembibitan, Pembinaan Prestasi dan Perencanaan, Ketersediaan, Pemanfaatan, Pengelolaan Sarana Prasarana). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (686Kb) | Preview

    Abstract

    Rizal Handika Utama. A121308035. 2015. Kebijakan Pemerintah Tentang Pembinaan dan Penyediaan Sarana Prasarana Olahraga Prestasi di Kabupaten Pacitan. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Sugiyanto, Pembimbing II: Prof. Dr. Agus Kristiyanto. M.Pd. Program Studi Ilmu Keolahragaan. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Latar belakang kebijakan pemerintah mengenai pembangunan olahraga prestasi merupakan dasar dari setiap pelaku olahraga untuk senantiasa meningkatkan prestasinya. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan kebijakan dan implementasi kebijakan mengenai pembinaan dan penyediaan sarana prasarana olahraga prestasi yang meliputi pemassalan, pembibitan, pembinaan prestasi, dan perencanaan, ketersediaan, pemanfaatan, pengelolaan sarana prasarana olahraga prestasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pacitan tentang pembinaan dan penyediaan sarana prasarana olahraga prestasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa dokumen tentang kebijakan olahraga, observasi, dan hasil wawancara dengan Ketua Komisi II DPRD, Kepala DISBUDPARPORA, dan Ketua KONI. Hasil penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut: 1). Pemassalan olahraga dilakukan melalui berbagai cara yaitu melalui pembelajaran penjasorkes, menyelenggarakan car free day setiap hari minggu pagi, melalui klub-klub olahraga di bawah KONI, menyediakan sarana prasarana olahraga, menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang olahraga berupa guru olahraga dan pelatih, menyelenggarakan berbagai macam pertandingan olahraga, dan menyebarluaskan acara-acara olahraga baik itu melalui media cetak maupun media elektronik, 2).Pembibitan atlet yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dengan rutin menggelar PORKAB, O2SN dan sejumlah kejuaraan tunggal lainnya seperti Bupati Cup serta Kapolres Cup, 3).Pemerintah Kabupaten Pacitan melakukan pembinaan prestasi dengan jalan memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, penyediaan sarana prasarana olahraga, mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM keolahragaan, memberikan bantuan dana untuk klub-klub olahraga, dan mengadakan puslatkab selama 2 bulan sebelum ajang PORPROV digelar, 4).Perencanaan penyediaan sarana prasarana olahraga prestasi yang ada di Kabupaten Pacitan terdiri dari dua yaitu perencanaan yang didasarkan pada usulan dari klub olahraga dan perencanaan yang berasal dari pemerintah sendiri sebagai contoh perencanaan pembangunan sport center, 5).Ketersediaan sarana prasarana olahraga prestasi di Kabupaten Pacitan cukup memadai terdiri dari dua lingkup besar yaitu sarana prasarana olahraga yang terpusat di area sport center dan sarana prasarana olahraga yang tersebar di setiap desa maupun kecamatan, 6).Pemanfaatan sarana prasarana olahraga prestasi belum dilakukan secara maksimal hal ini disebabkan karena pola pembinaan olahraga belum rutin menggelar jadwal latihan, 7).Pengelolaan sarana prasarana olahraga prestasi yang tersedia belum maksimal disebabkan kurangnya anggaran dan SDM yang menanganinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan telah nampak dengan upaya nyata untuk senantiasa memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Pacitan dengan jalan melakukan pembinaan dan menyediakan sarana prasarana olahraga prestasi. Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, Pembinaan, Sarana Prasarana, Olahraga Prestasi. Rizal HandikaUtama. A121308035. 2015. Government Policy about Achievement Sport Infrastructure Building and Provision in Pacitan Regency. THESIS.First Counselor: Prof. Dr. Sugiyanto, Second Counselor: Prof. Dr. Agus Kristiyanto. M.Pd. Sport Science Study Program.Postgraduate Program of Surakarta SebelasMaret University. ABSTRACT The background of government policy concerning achievement sport development is a foundation for every sport actor to keep improving his/her achievement. The main objective of research was to describe the policy and the implementation of policy concerning the achievement sport infrastructure building and provision including socialization, fledgling, achievement building, and planning, availability, utilization, and management of achievement sport infrastructure. The method employed was a descriptive qualitative one with Government Policy of Pacitan Regency about achievement sport infrastructure building and provision as subject of research. The data source of research was document on sport policy, observation and result of interview with the chairperson of Second Commission of Local Legislative Assembly, Chairperson of DISBUDPARPORA, and Chairperson of KONI. The result of research could be described as follows. 1) The socialization of sport was conducted in such ways as through physical education, sport and health learning, holding car free day every sunday morning, through sport clubs under KONI, providing sport infrastructures, preparing competent human resource in sport area in the form of sport teacher and trainer (coach), holding various sport competitions, and promoting the sport events in either printed or electronic media. 2) Athlete fledgling was conducted by Local Government of Pacitan Regency by routinely holding PORKAB, O2SN and a number of other single championships such as Bupati Cup and Kapolres Cup.3) The government of Pacitan Regency conducted achievement building by means of rewarding the high-achieving athletes, providing sport infrastructures, holding training for improving the quality of sport human resource, providing grant-in-aid for sport clubs, and holding Regency Practicing Center (Puslatkab) for 2 months before PORPROV event. 4) The provision of infrastructure for achievement sport existing in Pacitan Regency consisted of two plans: the one based on sport club’s proposal and another deriving from internal government as the example of sport center development plan. 5) The provision of achievement sport infrastructures in Pacitan Regency had been adequate consisting of two big scopes: the sport infrastructure concentrated in sport center area and the one decentralized in every village or sub district. 6) The utilization of achievement sport infrastructure had not been conducted maximally; it was because the sport building pattern had not held practice schedule routinely. 7) The management of achievement sport infrastructure available had not run maximally due to the lack of budget and human resource dealing with it. The conclusion of research was the policy made by Government of Pacitan Regency could be seen from the real attempt of promoting sport achievement in Pacitan Regency by means of building and providing achievement sport infrastructure. Keywords: Government Policy, Building, Infrastructure, Achievement Sport

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 26 Jan 2016 11:59
    Last Modified: 26 Jan 2016 11:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23081

    Actions (login required)

    View Item