Uji Kuat Lentur Sandwich Panel Dengan Core Dari Beton Menggunakan Limbah Plastik PET Sebagai Agregat Kasar Dan Lapisan Kulit Dari Resin

K, ANDRIYANI BUDI (2016) Uji Kuat Lentur Sandwich Panel Dengan Core Dari Beton Menggunakan Limbah Plastik PET Sebagai Agregat Kasar Dan Lapisan Kulit Dari Resin. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (9Kb) | Preview

    Abstract

    Andriyani Budi Kuspadwati, 2015. UJI KUAT LENTUR SANDWICH PANEL DENGAN CORE DARI BETON MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK PET SEBAGAI AGREGAT KASAR DAN LAPISAN KULIT DARI RESIN. Tugas Akhir. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Perkembangan teknologi menuntut manusia untuk terus berpikir kreatif, menghasilkan ide-ide baru untuk memenuhi kebutuhan hidupnya agar lebih efisien dan ekonomis, begitu pula bangunan. Pada dekade belakangan ini sedang digalakkan program Green Building atau yang lebih kita kenal dengan Bangunan Ramah Lingkungan. Green Building memiliki konsep yaitu mengoptimalkan penggunaan fungsi bangunan dalam berbagai aspek, salah satunya adalah efisiensi material. Efisiensi material dapat berupa pemilihan dan penggunaan material yang tepat, contohnya dengan penggunaan sandwich panel sebagai pengganti dinding partisi. Penggunaan sandwich panel merupakan pilihan yang efisien dan ekonomis. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya tentang pemanfaatan PET sebagai agregat kasar dan mengaplikasikannya pada sandwich panel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat lentur yang dihasilkan dari 2 macam sandwich panel, yaitu sandwich panel dengan lapisan inti beton beragregat kasar PET dan lapisan kulit dari resin, serat sandwich panel dengan lapisan inti beton beragregat kasar PET dan lapisan kulit dari campuran resin dan 5% serat nanas. Metode eksperimental merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode rancang campur menggunakan metode Dreux-Corrise. Bahan tambah dalam beton PET terdiri dari silica fume sebesar 10% dari berat semen, kawat bendrat sebesar 10 kg/m3, dan visconcrete-10 sebesar 1% dari berat air. Untuk lapisan kulit menggunakan jenis resin bqtn 157 dan serat nanas. Benda uji berupa sandwich panel berukuran 50x30x4 cm terdiri dari 3 lapis yaitu, 2 lapisan kulit pada bagian luar (atas dan bawah) tebal masing-masing 0,5 cm serta 1 lapisan inti pada bagian dalam tebal 3 cm. Nilai kuat lentur rata-rata yang dihasilkan oleh sandwich panel dengan lapisan kulit dari resin adalah sebesar Mcrack=866.666,67 Nmm dan Mfailure=938.333,33 Nmm, sedangkan nilai kuat lentur rata-rata sandwich panel dengan lapisan kulit dari campuran resin dan serat nanas adalah sebesar Mcrack=880.000 Nmm dan Mfailure=1.291.666,67 Nmm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan resin dan serat nanas dapat meningkatkan nilai kuat lentur. Kata Kunci: sandwich panel, beton PET, silica fume, kawat bendrat, resin bqtn 157, serat nanas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 19 Jan 2016 14:00
    Last Modified: 19 Jan 2016 14:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22882

    Actions (login required)

    View Item