PENERAPAN MODEL BRAIN BASED LEARNING (BBL) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA (Penelitian Dilakukan di Kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2014/2015)

Prastuti, Elsha Diah (2015) PENERAPAN MODEL BRAIN BASED LEARNING (BBL) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA (Penelitian Dilakukan di Kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2014/2015). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (862Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Brain Based Learning siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali dan untuk mengetahui peningkatan ketuntasan dan aktivitas belajar siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali melalui penerapan model pembelajaran Brain Based Learning. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data ketuntasan dan aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar siswa yang yang diamati menyangkut 3 aspek, yaitu kegiatan visual dan mendengarkan, kegiatan lisan, dan kegiatan menulis. Data aktivitas belajar diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran, sedangkan untuk data ketuntasan belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah setidaknya pada kegiatan visual dan mendengarkan, siswa yang mencapai kategori aktivitas tinggi mencapai 80% dari jumlah siswa di kelas, pada kegiatan lisan siswa yang mencapai kategori aktivitas tinggi mencapai 60% dari jumlah siswa di kelas, pada kegiatan menulis siswa yang mencapai kategori aktivitas tinggi mencapai 75% dari jumlah siswa di kelas, dan setidaknya 75% dari jumlah total siswa mencapai indikator nilai lebih dari sama dengan 2.66 dari hasil tes siklus. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning yang dapat meningkatkan ketuntasan dan aktivitas belajar siswa adalah sebagai berikut: a) Kegiatan Pendahuluan : Guru memulai pembelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan apakah ada siswa yang tidak masuk. i) Tahap Pra-pemaparan : Guru menyampaikan judul materi yang akan dipelajari dengan menampilkan peta konsep dan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang diharapkan akan dicapai oleh siswa. ii) Tahap Persiapan : Guru memberikan pertanyaan apersepsi dengan menampilkan beberapa pertanyaan. Guru memberikan motivasi kepada siswa tentang pentingnya mempelajari materi yaitu dengan memberikan contoh manfaat nyata materi ini dalam kehidupan sehari-hari. Guru mengorganisasikan siswa ke dalam beberapa kelompok kemudian membagikan LKK kepada masing-masing kelompok b) Kegiatan inti : iii) Tahap Inisiasi dan Akuisisi : Siswa diminta berdiskusi dalam kelompoknya untuk membahas permasalahan yang ada di LKK yang sudah dibagikan. Siswa juga diberitahukan bahwa hasil diskusi akan dipresentasikan. Selain itu di akhir pembelajaran nanti akan diadakan kuis individu, sehingga Guru meminta siswa untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses pembelajaran. iv)Tahap Elaborasi : Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dalam kelompoknya dan mengajak siswa untuk memperhatikan detail permasalahan yang ada, siswa diharapkan dapat mengumpulkan informasi yang ada di permasalahan tersebut. Guru memfasilitasi siswa dalam kegiatan diskusi, membantu jika ada vii kelompok yang kesulitan, memotivasi siswa untuk bekerja secara berkelompok dan mengingatkan sisa waktu agar siswa bekerja lebih cepat, dan menegur dengan tegas jika ada siswa yang berperilaku gaduh atau mengganggu jalannya kegiatan pembelajaran. Guru memberikan selingan berupa permainan sederhana ketika siswa terlihat jenuh mengikuti pelajaran, setelah itu kembali mengajak siswa untuk fokus pada pekerjaan mereka. Guru bertanya kepada siswa tentang kesiapan mereka untuk memulai kegiatan presentasi, kemudian Guru memberikan kesempatan kepada salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi LKK mereka, kelompok yang lain menanggapi. Selama presentasi guru pun memotivasi siswa aktif menanggapi kelompok yang maju di depan kelas. c) Kegiatan penutup : v)Tahap Inkubasi dan memasukkan memori : Guru mengajak siswa untuk mengingat kembali materi yang dipelajari hari ini, dengan memberikan waktu istirahat untuk mereka. Kemudian guru memberikan kesempatan bagi siswa yang ingin bertanya. vi) Tahap Verifikasi : Guru memberikan umpan balik, jika masih ada siswa yang masih belum paham dengan materi yang dipelajari hari ini. Guru memberikan kuis individu kepada siswa sebagai bahan evaluasi kegiatan pembelajaran hari ini. vii) Tahap Perayaan dan Integrasi : Guru bersama siswa menyimpulkan materi pembelajaran hari itu. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya kemudian mengajak siswa untuk bertepuk tangan sebagai penghargaan atas apa yang mereka lakukan hari ini. Berdasarkan hasil tes diperoleh persentase ketuntasan siswa mengalami peningkatan yaitu pada prasiklus sebesar 52% dari seluruh siswa dikelas yang memperoleh nilai lebih dari sama dengan kriteria ketuntasan yakni 2.66, meningkat menjadi 72% pada siklus I meningkat lagi menjadi 80% pada siklus II. Pada aktivitas belajar siswa berdasarkan hasil observasi untuk setiap aspek aktivitas belajar, di tahap prasiklus persentase aktivitas belajar pada kegiatan visual dan mendengarkan yang mencapai kategori aktivitas belajar tinggi sebesar 64% dari seluruh siswa dikelas, setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) pada siklus I meningkat menjadi 80%, pada siklus II meningkat menjadi 92%. Pada aspek kegiatan lisan sebesar 12% pada prasiklus meningkat menjadi 42% pada siklus I dan meningkat menjadi 62% pada siklus II. Pada kegiatan menulis sebesar 44% pada prasiklus meningkat menjadi 54% pada siklus I dan meningkat menjadi 80% pada siklus II. Kata kunci: Brain based Learning, ketuntasan belajar, aktivitas belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 15 Jan 2016 22:19
    Last Modified: 15 Jan 2016 22:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22829

    Actions (login required)

    View Item