Pesinden Maria Magdalena Rubinem dalam Upaya Pelestarian Kesenian Tradisi Karawitan di Yogyakarta (1943-2014)

MENTARI, ANNISA PUTRI (2016) Pesinden Maria Magdalena Rubinem dalam Upaya Pelestarian Kesenian Tradisi Karawitan di Yogyakarta (1943-2014). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (799Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Annisa Putri Mentari. C. 0511006. 2015. Pesinden Maria Magdalena Rubinem Dalam Upaya Pelestarian Kesenian Tradisi Karawitan di Yogyakarta (1943-2014). Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui latar belakang kehidupan Pesinden Maria Magdalena Rubinem. 2) Untuk mengetahui kiprah Pesinden Maria Magdalena Rubinem dalam melestarikan seni tradisi tahun 1943-2014. Penelitian ini menggunakan metode historis yaitu heuristik, kritik sumber (kritik intern dan kritik ekstern), interpretasi dan historiografi. Sumber penelitian dikumpulkan melalui dokumen dan arsip. Sumber primer yang digunakan antara lain adalah arsip pribadi milik Maria Magdalena Rubinem seperti foto-foto dan kaset rekaman suara, selain itu juga menggunakan sumber dari surat kabar yang sejaman. Adapun sumber sekunder yang digunakan antara lain buku-buku referensi, artikel, serta penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tema yang diambil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian tradisional khususnya seni wayang kulit, karawitan dan sinden di Yogyakarta mulai kehilangan peminat. Hal ini dikarenakan pengaruh globalisasi dan westernisasi, sehingga banyak generasi muda yang cenderung lebih suka dengan budaya luar. Era globalisasi juga mempengaruhi seniman-seniman yang semakin berkurang dalam menjaga kesenian tradisi dan menjaga eksistensinya sampai sekarang. Namun tidak semua seniman berlaku tersebut, salah satunya adalah Pesinden Maria Magdalena Rubinem. Pada tahun 1943-2014, Rubinem merintis karier dan mulai terkenal di kalangan masyarakat, sampai sekarang Rubinem tetap menjaga dan melestarikan kesenian tradisi di Yogyakarta. Terbukti Rubinem menjadi pengajar dibeberapa Paguyuban dan menjadi motivasi bagi sinden baru yang belajar di Paguyuban tersebut. Rubinem juga mendapat berbagai penghargaan, salah satunya pada tahun 2013 Rubinem dianugerahi penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan gelar Maestro Seni Tradisi. Semua dilakukan Rubinem tanpa permintaan atau pesanan, ia melakukan dengan kesadaran, keikhlasan dan kesungguhan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini ialah, kecintaan Pesinden Maria Magdalena Rubinem terhadap kesenian tradisional khususnya karawitan telah banyak membawanya memperoleh beberapa penghargaan. Sehingga Rubinem merasa harus melestarikan kesenian tradisional karawitan agar tetap ada. Sebagai seniman yang sudah tidak muda lagi dan kehidupan yang berbanding terbalik dengan karier dimasa mudanya, Rubinem tetap konsisten dan semangat dalam menjalani kehidupan. Kata Kunci : Pesinden, Karawitan, Seni Tradisi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 14 Jan 2016 19:07
    Last Modified: 14 Jan 2016 19:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22813

    Actions (login required)

    View Item