PERUBAHAN KUAT DESAK DAN MODULUS ELASTISITAS BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PECAHAN GENTENG BERSERAT ALUMINIUM PASCA BAKAR DENGAN VARIASI WAKTU RENDAMAN AIR

Yukrisdam , Tatak (2015) PERUBAHAN KUAT DESAK DAN MODULUS ELASTISITAS BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PECAHAN GENTENG BERSERAT ALUMINIUM PASCA BAKAR DENGAN VARIASI WAKTU RENDAMAN AIR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (553Kb) | Preview

    Abstract

    Tatas Yukrisdam, 2014, Perubahan Kuat Desak dan Modulus Elastisitas Beton Menggunakan Agregat Kasar Pecahan Genteng Berserat Aluminum Pasca Bakar dengan Variasi Waktu Rendaman Air. Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam perancangan sebuah bangunan syarat utama yang harus dipenuhi adalah keamanan dan kenyamanan strukturnya. Salah satu parameter dari kekuatan struktur adalah kuat desak dan modulus elastisitas elemen struktur tersebut. Kebakaran menyebabkan kerusakan struktural akibat rusaknya material penyusunnya. Diperlukan penelitian terhadap kuat desak dan modulus elastisitas beton pra dan pasca bakar, serta waktu minimal yang dibutuhkan untuk memperbaiki struktur beton pasca bakar sehingga bangunan tersebut dapat digunakan kembali Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan pengujian di laboratorium yaitu mencari nilai kuat desak dan modulus elastisitas beton pra dan pasca bakar pada suhu ruang 500 0 C, serta mendapakan data waktu minimal dengan pemulihan kekuatan yang maksimal beton pasca bakar. Agregat yang digunakan adalah pecahan genteng. Serat yang digunakan adalah serat aluminium. Pembakaran benda uji hingga mencapai suhu ruang 500 0 C. Perawatan ulang dilakukan dengan rendaman air selama 28, 42, 56 hari untuk mendapatkan waktu minimal untuk pemulihan yang maksimal. Hasil pengujian kuat desak dan modulus elastisitas, beton berserat aluminium memiliki kuat desak dan modulus elastisitas yang lebih baik dari pada tanpa serat aluminium. Pembakaran sampel mengakibatkan penurunan kuat desak dan modulus elastisitas baik beton tanpa serat aluminium dan berserat aluminium karena terjadinya penguapan air beton dan terurainya senyawa CSH. Dengan dilakukan perendaman air dapat meningkatkan kuat desak dan modulus elastisitas beton baik tanpa serat maupun berserat aluminium, karena terisinya kembali air cristal pada CSH, rongga-rongga kosong akibat pengupan air saat pembakaran dan terbentuknya kriltal-kristal CSH baru yang berasal dari reaksi air perendaman dengan semen yang belum terhidrasi pada beton tersebut. Kata kunci : beton pasca bakar, kuat desak, modulus elastisitas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Inang S H
    Date Deposited: 12 Jan 2016 23:27
    Last Modified: 12 Jan 2016 23:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22742

    Actions (login required)

    View Item