Vertical Garden Electric Power Plant (V-Gep: Pembangkit Listrik Taman Vertikalberbasis Piezoelektrik sebagai Sumber Energi Listrik Ramah lingkungan

Tutuko , Firdani and Pangertu, Dhany (2015) Vertical Garden Electric Power Plant (V-Gep: Pembangkit Listrik Taman Vertikalberbasis Piezoelektrik sebagai Sumber Energi Listrik Ramah lingkungan. Vertical Garden Electric Power Plant (V-Gep: Pembangkit Listrik Taman Vertikalberbasis Piezoelektrik sebagai Sumber Energi Listrik Ramah lingkungan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia yang semakin banyak menyebabkan berbagai permasalahan di Indonesia diantaranya kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kebutuhan pasokan energi yang sangat tinggi. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung, luasan RTH saat ini hanya 10%. Pada permasalahan energi tercatat, rasio elektrifikasi nasional masih 75,8% pada tahun 2012 yang berarti 24,8% penduduk Indonesia belum dialiri listrik. Oleh karena itu diperlukan upaya yang terintegrasi untuk bisa menyelesaikan kedua permasalahan tersebut. Salah satu konsep terbaru dalam pemenuhan energi listrik terdapat pada rangkaian elektronik dengan penggunaan scavenging energy yang memanfaatkan energi vibrasi untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik menggunakan bahan piezoelektrik. Salah penempatan piezoelektrik yaitu dapat ditempatkan di daun pohon. Karena semakin menipisnya persediaan lahan, maka pemilihan dapat ditempatkan pada pada taman vertical (vertical garden). Berdasarkan permasalahan diatas penulis memberikan solusi yaitu Vertical Garden Electric Power Plant (V-GEP). V-GEP diharapkan dapat menjadi pembangkit listrik ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk pemenuhan energi listrik dalam skala mikro. Piezoelektrik adalah suatu kemampuan yang dimiliki sebagian kristal maupun bahan-bahan tertentu lainnya yang dapat menghasilkan suatu arus listrik jika mendapatkan perlakuan tekanan. vertical garden merupakan tanaman yang disusun secara vertikal dan dapat menciptakan iklim mikro yang spesifik di sekitarnya, karena tanaman berperan penting dalam keseimbangan lingkungan. Jenis penulisan yang digunakan pada karya tulis ini yaitu penulisan deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh berdasarkan literatur yang berhubungan dengan penulisan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data (reduction), sajian data (display) dan verifikasi data/penarika n kesimpulan (conclusion drawing). Konsep kerja V-GEP yaitu ketika pohon tertiup angin maka tekanan mekanis atau energi vibrasi akan muncul di daun, tangkai, dan batang. Proses ini kemudian dapat menghasilkan jutaan watt pico yg secara efisien akan diubah menjadi listrik dengan penggunaan piezoelektrik. Pada implementasi pengembangan V-GEP ini akan dilakukan disalah satu kota percontohan, misalnya di Jakarta yang notabene mempunyai kepadatan penduduk tinggi dan luas RTH yang sempit. Masyarakat akan dilibatkan secara langsung dalam perencanaan hingga pembuatan V-GEP. Sehingga masyarakat akan mendapatkan pengetahuan mengenai V-GEP dan berbagai manfaatnya. V-GEP dapat berperan dalam penyelesaian krisis energi listrik dan krisis RTH di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya penggunaan V-GEP ini merupakan salah satu upaya mewujudkan Indonesia mandiri energi. Keywords : energi, listrik, piezoelektrik, scavenging energy, vertical garden

Item Type: Article
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QC Physics
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Ana Ana Ana
Date Deposited: 11 Jan 2016 16:07
Last Modified: 11 Jan 2016 16:07
URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22702

Actions (login required)

View Item