EBi (Eco-Bridge): Konsep Bangunan Pengolah Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor sebagai Salah Satu Solusi Pencegahan Global Warming

Dwi Putra Nugraha , Yahya and Firdani, Tutuko and Widodo, Bibid (2015) EBi (Eco-Bridge): Konsep Bangunan Pengolah Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor sebagai Salah Satu Solusi Pencegahan Global Warming. EBi (Eco-Bridge): Konsep Bangunan Pengolah Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor sebagai Salah Satu Solusi Pencegahan Global Warming.

[img]
Preview
PDF
Download (791Kb) | Preview

    Abstract

    Beberapa dekade belakangan ini emisi lingkungan meningkat secara tajam sebanding dengan peningkatan penggunaan bahan bakar fosil seperti batubara, gas maupun minyak. Salah satu penyumbang emisi disebabkan oleh kendaraan bermotor yang mengkonsumsi bahan bakan minyak. Kondisi ini berdampak buruk pada kesehatan manusia seperti mulai dari masalah kesehatan paru paru, iritasi mata hingga kanker. Persoalan pemanasan global yang memicu perubahan iklim juga menjadi dampak yang sangat berbahaya akibat dari emisi bahan bakar fosil. Untuk mereduksi dampak tersebut, bangunan dengan konsep Ebi merupakan solusinya. Ebi (Eco Pedestrian Bridge ) merupakan sebuah jembatan penyeberangan orang yang menggunakan konsep Eco atau green design yang ramah lingkungan. Prinsip dari kerja EBi cukup sederhana. Yaitu memanfaatkan tanaman senseivera untuk mereduksi kadar polusi udara di jalan raya. Selain itu penggunaaan tanaman ini untuk menambah lansekap hijau di tata perkotaan seperti fasilitas umum jembatan penyeberangan orang. Untuk memaksimalkan reduksi polutan maka bagian atap jembatan dipasang monocylinder filter carbon, prinsip kerjanya terdapat ventilating fan (exhaust fan) untuk menarik udara ke dalam monocylinder filter carbon. Dengan penempatan seperti ini, udara akan mengalir ke arah cerobong yg didalamnya ada filter karbon. Ventilating fan (exhaust fan) ini menggunakan energi listrik. Energi listrik ini bersumber dari sinar matahari yang terserap oleh panel surya pada konstruksi EBi. Kipas juga dilengkapi tombol on-off sebagai pengatur kapan produk digunakan atau tidak, sebagai langkah penghematan energi.Proses pembuatan EBi sama halnya dengan proses pembuatan jembatan penyeberangan orang pada umumnya. Namun, terdapat penambahan fitur EBi yaitu adanya tanaman sensievera dan monocylinder filter carbon. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu analisis dan perhitungan kekuatan total dari EBi, selanjutnya pemasangan fitur EBi dan yang terakhir pengecekan dan evaluasi terhadap bangunan EBi. Manfaat dan keuntungan dari pembangunan EBi adalah menciptakan konsep bangunan JPO yang inovatif, multifungsi, ramah lingkungan, membantu mereduksi polusi udara akibat kendaraan bermotor, menciptakan penataan lingkungan hijau, meningkatkan minat masyarakat menggunakan JPO untuk menyeberang, dan membantu program go green untuk mengatasi global warming. Perancangan alat menggunakan suatu metode untuk penyelesaian masalah dan mengoptimalkan penggunaan material, teknologi dan keadaan ekonomi yang dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu klasifikasi tugas, perancangan konsep, perancangan bentuk, dan perancangan detail. Data yang digunakan adalah data sekunder yang menggunakan metode library research. Penyajian data dilakukan secara simultan dengan analisis kualitatif dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan. Diharapkan konsep bangunan EBi dapat dikembangkan untuk mereduksi emisi gas buang kendaraan bermotor, sehingga dapat dijadikan solusi aplikatif dalam mencegah terjadinya global warming.

    Item Type: Article
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Ana Ana Ana
    Date Deposited: 08 Jan 2016 14:29
    Last Modified: 08 Jan 2016 14:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22680

    Actions (login required)

    View Item