ANALISIS STABILITAS LERENG DI DAS TIRTOMOYO WONOGIRI AKIBAT HUJAN PERIODE ULANG (Studi Kasus Dusun Damon, Hargorejo, Wonogiri)

PUTRA, TRY DARMA (2015) ANALISIS STABILITAS LERENG DI DAS TIRTOMOYO WONOGIRI AKIBAT HUJAN PERIODE ULANG (Studi Kasus Dusun Damon, Hargorejo, Wonogiri). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (397Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Try Darma Putra, 2015, Analisis Stabilitas Lereng di DAS Tirtomoyo Wonogiri Akibat Hujan Periode Ulang (Studi Kasus Dusun Damon, Desa Hargorejo, Wonogiri), Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. DAS Tirtomoyo Wonogiri merupakan salah satu DAS pendukung waduk Gadjah Mungkur. Perubahan tataguna lahan yang besarnya curah hujan menyebabkan kestabilan tanah terganggu. Karakteristik tanah tertentu serta tinggi hujan tertentu menyebabkan tanah berpotensi mempunyai beban lebih besar pada lapisan topsoil. Kondisi ini berpotensi menyebabkan longsor pada daerah lereng. Material kelongsoran berupa tanah sebagian terbawa oleh hujan yang akhirnya memyebabkan pandangkalan pada Waduk Gadjah Mungkur. Oleh karenanya diperlukan upaya pencegahan dengan terlebih dahulu mengetahui karakteristik kelongsoran yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hujan periode ulang terhadap kestabilan lereng pada kemiringan yang berbeda. Hujan kala uang yaitu hujan yang didefinisikan sebagai waktu hipotetik dimana debit atau hujan dengan satu besaran tertentu akan disamai atau dilampaui sekai dalam jangka waktu tersebut. Lokasi penelitian terletak di Dusun Damon, Hargorejo, Wonogiri. Dari lokasi penelitian diambil sampel tanah untuk mengetahui jenis tanah dan nilai parameter tanah (γ,φ, dan c). sampel tanah menunjukkan bahwa jenis tanah berupa lempung tak organik dengan plastis rendah sampai sedang. Stabilitas lereng dimodelkan dengan variasi kemiringan 30°, 35°, 45°, 50°, 60°, dan 65°. Menggunakan program Plaxis 2D. Metode SCS CN digunakan untuk mengubah hujan menjadi beban lereng dengan menghitung infiltrasi yang terjadi sesuai tutupan lahan. Infiltrasi air hujan akan menyebabkan tanah menjadi jenuh dengan ketebalan tertentu. Data hujan yang digunakan antara tahun 2004 sampai 2013 dengan menganalisis infiltrasi hujan kala ulang. Hasil analisa kelongsoran (deformasi yang terjadi) dalam model 2D dengan Program Plaxis 8.2 dengan meninjau kondisi properties tanah yang didapatkan dari hasil uji laboratorium mekanika tanah dan tinggi intensitas hujan periode ulang yang terjadi pad 2 sampai 1000 tahunan tidak berpengaruh terhadap nilai safetyfactor di lereng Dusun Damon, Desa Hargorejo, Wonogiri Kata kunci : DAS, hujan, infiltrasi, SCS CN, plaxis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Inang S H
    Date Deposited: 05 Jan 2016 00:25
    Last Modified: 05 Jan 2016 00:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22634

    Actions (login required)

    View Item