PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PADA PROSES PRODUKSI PADA BUKU BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK) IPS DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT. NYATA GRAFIKA MEDIA SURAKARTA

EMAWATI, MARGARITA NOVI (2010) PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PADA PROSES PRODUKSI PADA BUKU BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK) IPS DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT. NYATA GRAFIKA MEDIA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (589Kb)

    Abstract

    Memasuki era perdagangan bebas sekarang ini, perekonomian mengalami kemajuan yang sangat pesat dan persaingan sesama pelaku ekonomi juga semakin ketat. Kemampuan penyerapan dan penggunaan teknologi dalam usaha meningkatkan kinerja perusahaan harus tetap ditingkatkan agar menghasilkan produk yang berkualitas bagus yang mampu bersaing di pasar. Pengelolaan proses produksi yang baik sangat dibutuhkan agar aktivitas produksi dapat berjalan dengan lancar, stabil, dan lebih baik untuk pencapaian hasil yang optimal. Persediaan merupakan hal pokok yang sangat penting dalam perusahaan. Bila perusahaan kekurangan persediaan bahannya (out of stock) akan mengakibatkan adanya hambatan –hambatan pada proses produksi, sehingga akan mengakibatkan kekurangan persediaan barang dagang dan dapat menimbulkan kekecewaan pelanggan. Selain pengelolaan persediaan yang menentukan berapa jumlah persediaan barang yang seharusnya ada, keseimbangan faktor produksi juga diperlukan untuk menunjang kelancaran aktivitas produksi. Faktor produksi tersebut meliputi 5M yaitu material (bahan), machine (mesin), method (metode), money (modal), dan man (sumber daya manusia). Kelima faktor produksi tersebut harus saling melengkapi dan tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Salah satu faktor yang menjadi bahan utama dalam proses produksi adalah material, yang membutuhkan pengelolaan yang baik agar tidak menghambat proses produksi. Oleh karena itu perencanaan kebutuhan bahan baku menjadi suatu hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan karena proses produksi sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku agar prosesnya tetap berjalan dengan lancar. Dalam hal ini perencanaan kebutuhan bahan baku harus diselaraskan dengan semua unsur perusahaan seperti modal yang tersedia, kondisi mesin produksi, keadaan sumber daya manusia, pesanan yang diterima, dan unsur-unsur lainnya. Bahan baku merupakan faktor utama bagi perusahaan untuk menunjang kelancaran proses produksi baik dalam perusahaan yang berskala besar ataupun kecil. Penentuan persediaan bahan baku berbeda-beda untuk setiap perusahaan, baik untuk jumlah unit persediaan bahan baku yang ada dalam perusahaan, waktu penggunaan persediaan bahan baku, maupun jumlah biaya untuk membeli bahan baku tersebut. Menurut Yamit (1999:288) ada 3 alasan perlunya persediaan bagi perusahaan yaitu : 1. Unsur ketidakpastian permintaan (permintaan yang mendadak). 2. Adanya unsur ketidakpastian pasokan dari supllier. 3. Adanya unsur ketidakpastian tenggang waktu pemesanan. Pentingnya persediaan bahan baku membuat perusahaan harus benar-benar memperhatikan hubungan antar item persediaan, sehingga dalam menentukan kebutuhan material secara cepat dan tepat dapat lebih efisien. Untuk itu perlu dilakukan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku. Metode yang digunakan dalam manajemen persediaan bahan baku ada bermacam-macam dan salah satunya adalah Material Requirement Planning(MRP). Metode ini digunakan untuk mengendalikan dan merencanakan persediaan yang bergantung pada permintaan dengan menjadwalkan jumlah yang tepat dari semua material yang dibutuhkan. Menurut Nasution (2003:110) MRP sangat berarti dalam meminimasi investasi persediaan, memudahkan penyusunan jadwal kebutuhan setiap komponen yang diperlukan, dan sebagai alat pengendalian produksi dan persediaan. Untuk menerapkan metode MRP dalam perusahaan, sistem perencanaan bahan baku harus bekerja sama dengan sistem perencanaan keperluan kapasitas untuk memastikan bahwa produksi yang telah terjadwal akan sesuai dengan kapasitas pabrik. Setelah penentuan ini dibuat, sistem perencanaan kebutuhan bahan baku akan menghasilkan beberapa output MRP. Menurut Nasution (2008 : 255) outputMRPmeliputi : 1. Memberikan catatan tentang pesanan penjadwalan yang harus dilakukan/direncanakan baik dari pabrik sendiri maupun dari supplier. 2. Memberikan indikasi untuk penjadwalan ulang. 3. Memberikan indikasi untuk pembatalan atas pesanan. 4. Memberikan indikasi untuk keadaan persediaan. PT. Nyata Grafika Media Surakarta merupakan perusahaanyang bergerak di bidang percetakan dengan tujuan pemasaran di dalam negeri khususnya Pulau Jawa, dimana produksinya berdasarkan pesanan konsumen. Tentunya perusahaan ini harus mampu menyelesaikan produksinya sesuai waktu yang telah ditentukan. Karena dengan ketepatan produksi yang baik akan menunjang produktivitas perusahaan, sehingga dapat memaksimalkan laba dan memuaskan konsumen. Masalah yang terjadi di perusahaan terkait persediaan antara lain bahan baku yang digunakan kadang telat, ketidak tepatan jadwal pengiriman barang, dan jika mendapat order dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat perusahaan kurang mampu mengelola dengan baik. Masalah tersebut dapat menggangu kelancaran perusahaan. Terjadinya kekurangan persediaan material atau tidak adanya material pada saat dibutuhkan dapat menyebabkan jalannya aktivitas produksi terhenti, sebaliknya terlampau banyaknya persediaan material akan mengakibatkan tertahannya modal secara tidak produktif, sehingga hal ini merupakan salah satu faktor kerugian bagi perusahaan. Dalam menangani masalah ini, salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan sistem MRP sehingga mampu menunjang kelancaran produksi serta dapat memenuhi jadwal pemesanan barang yang dipesan sesuai dengan kontrak yang disepakati PT. Nyata Grafika Media Surakarta ini berproduksi pada saat menerima pesanan, tetapi untuk memproduksi koran dilakukan setiap hari. Dalam memenuhi pesanan koran perusahaan ini tidak mengalami kekurangan pada bahan baku, tetapi pada produksi pesanan buku BSE (Buku Sekolah Elektronik) IPS perusahaan ini sering mengalami kekurangan pada bahan baku. Sehingga pada saat produksi buku IPS mengalami keterlambatan waktu produksi. Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini dailakukan dengan judul: ”PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PADA PROSES PRODUKSI PADA BUKU BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK) IPS DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT. NYATA GRAFIKA MEDIA SURAKARTA”

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Bisnis
    Depositing User: Yudha Adhitya
    Date Deposited: 12 Jul 2013 00:22
    Last Modified: 12 Jul 2013 00:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2263

    Actions (login required)

    View Item