Hubungan antara Kecedasan Emosi dan Kualitas Komunikasi dengan Kemandirian Pengambilan Keputusan pada Remaja yang memiliki Ibu sebagai Orang Tua Tunggal di SMP Negeri Delanggu

SA, FAJAR AYU PERMATA (2015) Hubungan antara Kecedasan Emosi dan Kualitas Komunikasi dengan Kemandirian Pengambilan Keputusan pada Remaja yang memiliki Ibu sebagai Orang Tua Tunggal di SMP Negeri Delanggu. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (85Kb) | Preview

    Abstract

    Kemandirian diperlukan remaja untuk dapat memutuskan sendiri hal-hal yang menyangkut kepentingannya. Mengingat banyaknya peran dan tanggung jawab ibu tunggal, maka remaja diharapkan dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut kepentingannya secara mandiri. Remaja yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi akan mampu menghasilkan keputusan yang lebih baik karena melibatkan aspek pengelolaan emosi. Kualitas komunikasi yang terjalin antara ibu tunggal dan remaja dapat mempengaruhi kemandirian anak termasuk dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan kualitas komunikasi dengan kemandirian pengambilan keputusan, kecerdasan emosi dengan kemandirian pengambilan keputusan, dan kualitas komunikasi dengan kemandirian pengambilan keputusan. Subjek penelitian ini menggunakan remaja yang memiliki ibu tunggal dengan menggunakan kriteria yang telah ditentukan berasal dari empat sekolah di Delanggu yang berjumlah 66 siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan komputer program SPSS for MS Windows versi 22. Berdasarkan analisa data, diperoleh F regresi = 44,453 dengan p < 0,05. Hal ini menunjukkan hasil yang signifikan, bahwa kecerdasan emosi dan kualitas komunikasi secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan kemandirian pengambilan keputusan. Hasil rx1y = 0,701 dengan p < 0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan kemandirian pengambilan keputusan, sedangkan rx2y = 0,723 dengan p , 0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas komunikasi dengan kemandirian pengambilan keputusan. Adapun sumbangan efektif yang diberikan prediktor kecerdasan emosi dan kualitas komunikasi terhadap kemandirian pengambilan keputusan ditunjukkan dengan R = 0,585 atau 58,5% yang artinya masih ada 41,5% faktor lain yang mempengaruhi. Variabel kecerdasan emosi memberikan sumbangan efektif sebesar 25,82% dan 32,54% untuk variabel kualitas komunikasi. Subjek dalam penelitian ini umumnya memiliki kecerdasan emosi yan tinggi (mean empirik = 100,93) mempunyai kualitas komunikasi yang tinggi (mean empirik = 102,75) dan mempunyai kemandirian pengambilan keputusan yang tinggi (mean empirik = 113,01).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 24 Dec 2015 19:42
    Last Modified: 24 Dec 2015 19:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22577

    Actions (login required)

    View Item