Manajemen Mata Pelajaran Penjasorkes Kurikulum 2013 di SMA Percontohan Kabupaten Klaten (Studi Kasus pada 5 Sekolah Percontohan Tahun Pelajaran 2014/2015)

K, PRIMA DEWI (2015) Manajemen Mata Pelajaran Penjasorkes Kurikulum 2013 di SMA Percontohan Kabupaten Klaten (Studi Kasus pada 5 Sekolah Percontohan Tahun Pelajaran 2014/2015). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (766Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Prima Dewi Kusumawardani. A121308030. 2015. MANAJEMEN MATA PELAJARAN PENJASORKES KURIKULUM 2013 DI SMA PERCONTOHAN KABUPATEN KLATEN. (Studi Kasus pada 5 sekolah Percontohan Tahun Pelajaran 2014/2015). Pembimbing I Prof. Dr. Sugiyanto, Pembimbing II Prof. Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd. Tesis Pascasarjana Program StudiI lmu Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menemukan kebenaran tentang perencanaan mata pelajaran penjasorkes kurikulum 2013 di 5 SMA percontohan Kabupaten Klaten, (2) untuk menemukan kebenaran tentang pengorganisasian mata pelajaran penjasorkes kurikulum 2013 di 5 SMA percontohan Kabupaten Klaten, (3) untuk menemukan kebenaran tentang pelaksanaan mata pelajaran penjasorkes kurikulum 2013 di 5 SMA percontohan Kabupaten Klaten, (4) untuk menemukan kebenaran tentang pengawasan mata pelajaran penjasorkes kurikulum 2013 di 5 SMA percontohan Kabupaten Klaten,. Motode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada general. Hasil penelitian kelima SMA Percontohan yang menjadi obyek penelitian membuat perencanaan sebelum melaksanakan kurikulum 2013 terutama guru pendidikan jasman iolahraga dan kesehatan. Pengorganisasian kurikulum semua sekolah mempunyai struktur organisasi sekolah dengan tugas dan kewajiban pada setiap bidang didalamnya dengan dikomando dari kepala sekolah. Tim dalam perencanaan dan penyusunan kurikulum melibatkan kepala sekolah dan waka dibidang kurikulum sedangkan guru bidang studi mengembangkan sendiri dari pedoman yang disusun waka kurikulum tersebut. Di dalam pelaksanaannya terutama untuk bidang studi pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMA N 3 Klaten dan SMA N 1 cawas masih sedikit menyimpang mengenai pengaturan jam pelajaran. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan adalah mengenai sarana dan prasarana yang tidak 100% ada sesuai dengan tuntutan materi pada kurikulum 2013. Di samping itu aturan tentang menilaian yang sering berubah-ubah menyebabkan guru kesulitan dalam proses penilaiannya. Pengawasan dilakukan oleh pihak sekolah dan pihak dari dinas pendidikan secara terjadwal. Kesimpulan bahwa manajemen mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan kurikulum 2013 di 5 sekolah percontohan sudah cukup baik, hanya masih adanya kendala didalam pelaksanannya yang perlu diperbaiki. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, Manajemen Kurikulum

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 24 Dec 2015 17:25
    Last Modified: 24 Dec 2015 17:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22558

    Actions (login required)

    View Item