PENGARUH SIMVASTATIN TERHADAP PENURUNAN hs-CRP DAN TGF- β1 PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Syaifullah, Akhmad (2015) PENGARUH SIMVASTATIN TERHADAP PENURUNAN hs-CRP DAN TGF- β1 PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (323Kb) | Preview

    Abstract

    Akhmad syaifullah,S 9609001. 2015. Pengaruh Simvastatin Terhadap Kadar hs-Crp Dan TGF- β1 Pada Pasien Dm Tipe 2. TESIS. Pembimbing I : Dr. dr. H. Sugiarto, Sp.PD, KEMD, FINASIM Pembimbing II : Prof. Dr. dr. HM Bambang Purwanto, Sp.PD-KGH, FINASIM. Program Studi Kedokteran Keluarga , Program Pasca Sarjana , Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Latar Belakang Penyakit kardiovaskuler bertanggung jawab terhadap 70% kasus kematian penyakit jantung koroner akibat aterosklerosis pasien DM(Diabetes Melitus) tipe 2. Inflamasi dan fibrosis vaskuler merupakan tahap penting perkembangan dan progresivitas aterosklerosi .hs- C reactif protein( hs- CRP) merupakan penanda awal inflamasi sedangkan tranforming growth factor – beta 1(TGF – β1) merupakan inhibitor fibrosis vaskuler. Pada pasien DM tipe 2 terjadi peningkatan kadar hs- CRP dan kadar TGF- β1. Simvastatin merupakan obat anti lipid dan punya efek antinflamasi dengan menurunkan hs-CRP, serta menekan profibrosis dengan menurunkan TGF – β1. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simvastatin terhadap kadar hs-CRP dan TGF- β1 pada pasien DM tipe 2. Metode Penelitian Metode yang digunakan adalah randomized double blind controlled trial, melibatkan 30 pasien, 2 pasien drop out, 14 pasien kelompok kontrol diberikan plasebo dan 14 pasien kelompok perlakuan diberikan simvastatin 20 mg/hari . Penelitian berlangsung selama 6 minggu. Karakteristik penelitian yang berupa variabel kualitatif, uji homogenitas dilakukan menggunakan uji Chi Squere. Uji beda dua rerata menggunakan uji parametrik ( uji t) jika data variabel berdistribusi normal atau uji non parametrik ( Mann – Whitney/ Wilcoxon signeed Rank Test).bermakna bila p≤ 0,005 Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan, pada kelompok simvastatin didapatkan penurunan kadar hs-CRP (sebelum vs setelah: 2,75 ± 2,07 mg/L vs 0,86 ± 0,46mg/L ; p=0,002 ) dan kadar TGF- β1 (sebelum vs setelah : 36031,0 ± 8331,6 pg/mL vs 24922,4 ± 3757,7 pg/ mL p =0,001). Pada kelompok placebo tidak didapatkan perbedaan kadar hs-CRP dan TGF- β1 sebelum maupun sesudah perlakuan (hs-CRP sebelum vs setelah: 2,87 ± 3,42 mg/L vs 2,89 ± 3,39 mg/L , p=0,23 ) ; TGF-β1 (sebelum vs setelah : 30213,8 ± 7879,3 pg/ml vs 30283,8 ± 7907,1 pg/mL , p=0,13). Perbandingan delta hs-CRP kelompok simvastatin dan placebo 1,89 ± 1,72 mg/L vs 0,03 ± 0,08 mg/L , p=0,001 dan delta TGF-β1 simvastatin dan placebo 1108,6 ±7551,9 pg/ mL vs -69,92 ± 335,78 pg/mL , p= 0,001 ) Kesimpulan Simvastatin menurunkan kadar hs-CRP dan TGF- β1 pada pasien DM tipe 2 dibanding placebo secara bermakna. Kata kunci: simvastatin, hs-CRP, TGF-β1, DM tipe 2

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 24 Dec 2015 17:26
    Last Modified: 24 Dec 2015 17:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22556

    Actions (login required)

    View Item