PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN PROSES DAN PEMASOK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN BIAYA KETERLAMBATAN PENGIRIMAN DAN KERUGIAN KUALITAS FUZZY

PUSPITONINGRUM, WAHYU (2015) PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN PROSES DAN PEMASOK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN BIAYA KETERLAMBATAN PENGIRIMAN DAN KERUGIAN KUALITAS FUZZY. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (71Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Wahyu Puspitoningrum, I0311036. PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN PROSES DAN PEMASOK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN BIAYA KETERLAMBATAN PENGIRIMAN DAN KERUGIAN KUALITAS FUZZY. Skripsi. Surakarta: Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Oktober 2015. Nilai toleransi mampu mempengaruhi kualitas produk dan juga biaya produksi. Perusahaan perlu memperhatikan penentuan nilai toleransi untuk komponen atau produk agar perusahaan dapat menghasilkan produk yang berkualitas dengan biaya yang minimum. Konsep alokasi toleransi banyak digunakan pada permasalahan pemilihan proses atau pemasok. Namun sebelum masuk kedalam pemilihan proses atau pemilihan pemasok, terlebih dahulu perusahaan perlu mengambil keputusan apakah produk harus diproduksi sendiri (in-house production), dibeli dari pemasok (outsourching) atau melakukan kombinasi keduanya. Pemasok sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan komponen memiliki beberapa ketidakpastian seperti harga, kualitas, waktu, dan kuantitas. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengupayakan untuk memenuhi kebutuhannya melalui produksi sendiri dan tidak dapat bergantung sepenuhnya pada pemasok. In house production perlu untuk diprioritaskan oleh perusahaan meskipun perusahaan memiliki keterbatasan kapasitas dan kapabilitas. Pada penelitian ini dikembangkan fungsi minimasi biaya manufaktur, biaya pembelian, biaya kerugian kualitas fuzzy, biaya scrap dan biaya keterlambatan pengiriman untuk memilih alternatif proses dan/atau pemasok. Fuzzy quality loss pada penelitian ini digunakan untuk menggambarkan kualitas secara semantik, sehingga kualitas produk dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan. Penelitian ini juga mengakomodasi multi-stage proses. Model yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan alokasi jumlah komponen pada tiap proses dan/atau pemasok terpilih. Toleransi, kapabilitas proses dan kapasitas produksi menjadi tiga faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Penyelesaian contoh numerik digunakan untuk mendemonstrasikan penggunaan model yang telah dikembangkan. Kata Kunci : pemilihan proses dan pemasok, toleransi, kerugian kualitas fuzzy, keterlambatan, multi-stage process xiv + 77 halaman; 29 gambar; 30 tabel; 2 lampiran Daftar pustaka: 19 (1990-2014)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 24 Dec 2015 15:38
    Last Modified: 24 Dec 2015 15:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22542

    Actions (login required)

    View Item