Pola Perjalanan Penduduk Pinggiran Menuju Kota Surakarta Ditinjau Dari Aspek Aspasial dan Aspek Spasial

A, KHARISMA NARENDRA (2015) Pola Perjalanan Penduduk Pinggiran Menuju Kota Surakarta Ditinjau Dari Aspek Aspasial dan Aspek Spasial. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (355Kb) | Preview

    Abstract

    Kota Surakarta sebagai wilayah yang terus mengalami perkembangan telah menjadi daya tarik bagi penduduk di sekitar kawasan kota inti. Kawasan Kota Surakarta yang semula tidak padat akan berkembang pesat menjadi wilayah yang padat akan penduduk, akibat dari proses perjalanan yang dihasilkan para pelaku perjalanan khususnya dari pinggiran kota menuju kota inti. Hal ini akan menyebabkan semakin tingginya interaksi antara wilayah pinggiran kota dengan kota inti yang juga akan berdampak pada kemacetan lalu lintas dan kepadatan penduduk khususnya bagi Kota Surakarta sebagai kota inti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola perjalanan penduduk pinggiran menuju Kota Surakarta sehingga akan dapat digambarkan bagaimana proses perjalanan yang dilakukan para penduduk pinggiran menuju Kota Surakarta, dan dari proses tersebutlah dapat diketahui penanganan yang tepat untuk menanggulangi permasalahan khususnya permasalahan transportasi di wilayah Kota Surakarta dan sekitarnya. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif yang menggambarkan dan mendeskripsikan suatu kondisi yang spesifik dari suatu objek tertentu, dalam hal ini yaitu akan digambarkan secara deskriptif bagaimana pola perjalanan penduduk pinggiran yang terjadi dilihat dari aspek spasial dan aspek aspasial Dari hasil penelitian didapatkan bahwa berdasarkan tujuan perjalanan didominasi oleh tujuan bekerja yaitu sebesar 47% penduduk diikuti dengan tujuan pendidikan sebesar 27% dan tujuan berbelanja sebesar 26%. Selanjutnya berdasarkan tingkat pendapatan didominasi oleh penduduk dengan tingkat pendapatan kurang dari 1.145.000 rupiah, mayoritas penduduk telah memiliki kendaraan pribadi serta dominasi usia pelaku perjalanan yaitu antara 15-40 tahun yang dianggap sebagai usia produktif. Berdasarkan sebaran perjalanan diketahui bahwa dominasi guna lahan di Kota Surakarta yaitu perdagangan dan jasa, dan berdasarkan rute perjalanan didominasi penduduk melewati rute-rute jalan penghubung antara Kota Surakarta dengan pinggirannnya. Pada akhirnya dapat diketahui berdasarkan pola perjalanan menunjukan bahwa proses perjalanan yang dihasilkan penduduk pinggiran akan memberikan beban terhadap kawasan Kota Surakarta dan hal ini akan memicu terjadinya kepadatan lalu lintas serta perubahan fungsi ruang pada kawasan Kota Surakarta. Kata Kunci: interaksi wilayah, karakteristik perjalanan,, penelitian deskriptif, pola perjalanan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 24 Dec 2015 12:34
    Last Modified: 24 Dec 2015 12:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22517

    Actions (login required)

    View Item