kelayakan sistem evakuasi kawasan rawan becana letusan gunung merapi di kabupaten sleman

W, DICKY SETYA ADI (2015) kelayakan sistem evakuasi kawasan rawan becana letusan gunung merapi di kabupaten sleman. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (441Kb) | Preview

    Abstract

    KELAYAKAN SISTEM EVAKUASI KAWASAN RAWAN BENCANA LETUSAN GUNUNG MERAPI DI KABUPATEN SLEMAN Dicky Setya Adi W, Kusumastuti, Isti Andini Email: adheeweebowo@gmail.com NIM: I.0608025 Periode TA: 22 (Juli-September 2015) Tgl Ujian: 7 September 2015 Abstrak (Bahasa Indonesia) Sistem evakuasi kawasan rawan bencana (KRB) letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman dalam kaitannya dengan infrastruktur memiliki beberapa komponen evakuasi, yaitu sistem peringatan dini, titik kumpul, jalur evakuasi, rute evakuasi, komunikasi dan transportasi, dan barak pengungsian. Peran Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan sistem evakuasi kepada pengungsi yang masuk ke dalam skenario evakuasi masih terdapat beberapa kekurangan, diantaranya jalan evakuasi mengalami kerusakan, jalur evakuasi melewati jembatan sungai, masyarakat belum mendengarkan sirine peringatan dini, dan kondisi di barak pengungsian sangat padat. Berdasarkan fenomena tersebut, maka “bagaimanakah kelayakan sistem evakuasi kawasan rawan bencana letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman?”. Dapat mengetahui karakteristik dari KRB Gunung Merapi, kapasitas pelayanan yang diberikan dari setiap komponen dari sistem evakuasi KRB Gunung Merapi, dan kelayakan sistem evakuasi KRB Gunung Merapi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, metode kualitatif dengan skoring sedangkan kualitatif memahami sekelompok orang dengan megajukan pertanyaan-pertanyaan. Analisis yang digunakan dalah analisis kapasitas dan analisis kelayakan sistem evakuasi. Hasil analisis kondisi layak bila skor mencapai 100%, beberapa komponen yaitu sistem peringatan dini bernilai 49%, titik kumpul bernilai 96,2%, jalur evakuasi bernilai 88,7 %, rute evakuasi bernilai 100%, komunikasi dan transportasi 51,8 %, dan barak pengungsian bernilai 60,7 %, dari pengungsi yang masuk ke dalam skenario evakuasi letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Kemudian dihitung rata-rata dari nilai total komponen didapat nilai 75%, hasilnya diketahui sistem evakuasi KRB Gunung Merapi belum layak. Kata Kunci : kelayakan, infrastruktur wilayah, sistem evakuasi di gunung merapi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 24 Dec 2015 12:04
    Last Modified: 24 Dec 2015 12:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22507

    Actions (login required)

    View Item