HUBUNGAN SOSIAL, PANDANGAN, DAN PENGKARAKTERAN TOKOH DALAM BUKU CERITA ANAK KLASIK BERBAHASA INGGRIS CINDERELLA DENGAN SUDUT PANDANG LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL

MULIA, VILYA LAKSTIAN CATRA (2015) HUBUNGAN SOSIAL, PANDANGAN, DAN PENGKARAKTERAN TOKOH DALAM BUKU CERITA ANAK KLASIK BERBAHASA INGGRIS CINDERELLA DENGAN SUDUT PANDANG LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (759Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Vilya Lakstian Catra Mulia. S111308012. 2015. Hubungan Sosial, Pandangan, dan Pengkarakteran Tokoh dalam Buku Cerita Anak Klasik Berbahasa Inggris Cinderella Dengan Sudut Pandang Linguistik Sistemik Fungsional. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Djatmika, M.A. (2) Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D. Tesis. Pascasarjana Program Magister Linguistik, Minat Utama Linguistik Deskriptif. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Cinderella telah dikenal sebagai cerita anak klasik lintas generasi. Cerita ini adalah bagian dari berbagai buku cerita anak sebagai cara bagi orang tua untuk memberikan pelajaran kepada anak tentang nilai-nilai kehidupan, selain untuk menghibur. Melalui cerita klasik berbahasa Inggris ini, tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan hubungan sosial antar tokoh, (2) mendeskripsikan pandangan tokoh-tokoh terhadap lingkungan cerita, dan (3) menjelaskan pengkarakteran,khususnya pada tokoh utama Cinderella. Analisis dilakukan dengan pendekatan linguistik sistemik fungsional melalui struktur mood, transitivitas, dan leksis. Penelitian kualitatif deskriptif ini merupakan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan analisis dokumen pada data yang berupa klausa dalam struktur teks dari sumber data buku cerita anak klasik berbahasa Inggris Cinderella. Wawancara juga dilakukan kepada ahli sastra untuk menemukan hubungan hasil temuan linguistik terhadap analisis karya sastra. Tehnik analisis dilakukan dengan menentukan data dan bukan data (domain), taksonomi, komponensial, hingga menemukan tema budaya. Analisis yang dilakukan menampilkan berbagai bukti linguistik dari narasi dan interaksi tokoh. Tipe mood pada narasi adalah deklarasi: proposisi. Berbeda dengan interaksi antar tokoh, yaitu deklaratif dan imperatif dengan pertukaran proposisi dan proposal. Seluruh proses transitivitas ada pada cerita dengan persebaran khusus dalam struktur teks. Proses tersebut adalah material, mental, verbal, perilaku, relasional, dan eksistensial. Selain leksis deskriptif yang tujuannya mendeskripsikan, leksis attitudinal banyak berperan dalam pembentukan karakter tokoh. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa struktur mood, transitivitas dan leksis berperan dalam menceritakan narasi, menunjukkan kedudukan tokoh dalam berinteraksi atau aktifitas berbahasa, hingga menjelaskan bagaimana memposisikan dirinya dalam berbagai macam peristiwa pada cerita. Kata kunci: cerita anak klasik, Cinderella, hubungan sosial, pandangan, struktur mood, transitivitas, leksis, pengkarakteran, linguistik sistemik fungsional

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Inang S H
    Date Deposited: 09 Dec 2015 00:15
    Last Modified: 09 Dec 2015 00:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22396

    Actions (login required)

    View Item