VALIDITAS PEMERIKSAAN KLINIS PRE-OPERASI UNTUK DIAGNOSA ENTEROKOLITIS PADA PENDERITA HIRSCHSPRUNG’S DISEASE DI RUMAH SAKIT dr. MOEWARDI - SURAKARTA

Putra, Rodijaya (2015) VALIDITAS PEMERIKSAAN KLINIS PRE-OPERASI UNTUK DIAGNOSA ENTEROKOLITIS PADA PENDERITA HIRSCHSPRUNG’S DISEASE DI RUMAH SAKIT dr. MOEWARDI - SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (316Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Validitas Pemeriksaan Klinis Pre-Operasi Untuk Diagnosa Enterokolitis Pada Penderita Hirschsprung’s Disease di Rumah Sakit dr. Moewardi – Surakarta Latar Belakang : Enterokolitis merupakan komplikasi yang paling sering antara 15% – 18% pada kasus Hirschsprung’s disease. Bila penderita Hirschsprung’s disease mengalami komplikasi enterokolitis, maka penanganannya akan menjadi lebih kompleks dan prognosis penyakit menjadi lebih jelek, dengan angka mortalitas mencapai 5%. Oleh karena itu, skrining awal adanya komplikasi enterokolitis pada penderita Hirschsprung’s disease menjadi hal yang penting, agar penanganan penderita dan edukasi kepada keluarga penderita dapat menjadi lebih maksimal. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana Validitas pemeriksaan kllinis pre-operasi terhadap enterokolitis pada penderita Hirschsprung’s disease Metode : Penelitian ini Merupakan penelitian uji diagnostik dengan cross sectional, untuk menentukan validitas pemeriksaan klinis pre-operasi dan pemeriksaan patologi anatomi (PA) sebagai pembanding, dalam menentukan kejadian enterokolitis pada penderita Hirschsprung’s Disease (HD). Kemudian akan dilakukan test statistik dengan uji validitas (Sensitifitas dan Spesifisitas) dengan menggunakan Tabel 2 X 2 Hasil : Didapatkan sampel sebesar 31 penderita Hirschsprung’s disease, sebaran hasil penelitian penderita Hirschsprung’s disease menurut jenis kelamin, laki-laki (80,65%) lebih banyak daripada perempuan (19,35%), sebaran hasil penelitian berdasarkan usia, paling banyak adalah dalam kelompok umur 0 sampai < 6 bulan (51,61 %), sedangkan kelompok usia penderita paling sedikit pada kelompok usia 12 bulan sampai < 18 bulan dan usia > 18 bulan (masing-masing 12,9%). Sebaran hasil penelitian berdasarkan tindakan penanganan didapatkan penanganan operasi satu tahap merupakan yang terbanyak (58,05%) dibandingkan operasi multi tahap (41,95%). Dari hasil evaluasi pemeriksaan klinis terhadap enterokolitis dan pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) diperoleh hasil : Pemeriksaan Klinis Enterokolitis (+) dan PA Enterokolitis (+) berjumlah 6 penderita, Pemeriksaan Klinis Enterokolitis (+), dan PA Enterokolitis (-) berjumlah 2 penderita, Pemeriksaan Klinis Enterokolitis (-) dan PA Enterokolitis (+) ada 1 penderita, dan Pemeriksaan Klinis Enterokolitis (-) dan PA Enterokolitis (-) ada 22 penderita. Dari uji statistik dengan table 2X2 didapatkan hasil sensitivitas pemeriksaan klinis pre-operasi terhadap enterokolitis adalah 85,70% ( > 0,8 ), dan spesifisitas pemeriksaan klinis pre-operasi terhadap enterokolitis adalah 91,66% ( > 0,8 ). Simpulan : Uji validitas dengan pengujian nilai sensitivitas dan spesifisitas dari pemeriksaan klinis pre-operasi terhadap enterokolitis pada penderita Hirschsprung’s disease adalah baik ( > 0,8 ) Kata kunci : Pemeriksaan klinis, Enterokolitis, Hirschsprung’s disease

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Inang S H
    Date Deposited: 29 Nov 2015 17:54
    Last Modified: 29 Nov 2015 17:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/22205

    Actions (login required)

    View Item