DINAMIKA BANK RAKYAT INDONESIA TAHUN 1946-1965 (KAJIAN SEJARAH LEMBAGA PERKREDITAN RAKYAT DI PURWOKERTO)

APRIYONO, PUTHUT (2015) DINAMIKA BANK RAKYAT INDONESIA TAHUN 1946-1965 (KAJIAN SEJARAH LEMBAGA PERKREDITAN RAKYAT DI PURWOKERTO). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (389Kb) | Preview

    Abstract

    Puthut Apriyono. C0510033. 2015. Dinamika Bank Rakyat Indonesia Tahun 1945-1965 (Kajian Sejarah Lembaga Perkreditan Rakyat di Purwokerto). Skripsi: Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini membahas tentang Dinamika dan Peran Bank Rakyat Indonesia Tahun 1946-1965 (Kajian Tentang Lembaga Perkreditan Rakyat Di Purwokerto). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia di Purwokerto, (2) dinamika Bank Rakyat Indonesia di Purwokerto tahun 1946-1965, (3) peran Bank Rakyat Indonesia di Purwokertotahun 1946-1965. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Data yang terkumpul kemudian dikritik sehingga menghasilkan fakta-fakta sejarah. Fakta-fakta sejarah tersebut kemudian diinterpretasikan dan disusun dalam bentuk cerita sejarah atau historiografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada tiga macam, yaitu studi dokumen, studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cikal bakal BRI pertama kali didirikan di Purwokerto oleh Raden Patih Wiraatmadja. Pada masa itu, BRI bertujuan untuk melindungi para pegawai pemerintah dan para petani dari para pelepas hutang. Dinamika BRI di Purwokerto tidak terlepas dari dinamika BRI secara nasional baik pada masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, awal kemerdekaan, ataupun masa orde lama. Kondisi BRI di Purwokerto juga terpengaruh oleh keadaan politik negara pada saat itu. Akan tetapi secara umum dapat disampaikan bahwa dinamika BRI di Purwokerto relatih lebih stabil dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Jawa. Hal tersebut menyebabkan Kota Purwokerto dijadikan pusat administrasi BRI pada saat awal kemerdekaan. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa sejak awal berdirinya, BRI dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik di Kota Purwokerto. BRI benar-benar berperan sebagai lembaga keuangan yang mendukung perekonomian rakyat kecil seperti pedagang, petani dan pengrajin. Mata pencaharian penduduk Purwokerto yang bervariasi membuat konsep perekonomian mikro dapat berkembang dengan baik. Hal tersebut membuat Purwokerto sebagai kota dengan jumlah distribusi kredit BRI yang paling banyak pada masa orde lama.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 24 Nov 2015 15:37
    Last Modified: 24 Nov 2015 15:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21944

    Actions (login required)

    View Item