EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KONSEP DIRI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN BLORA

Kusumaningtyas, Yekti Putri (2015) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KONSEP DIRI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN BLORA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (442Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik bila menggunakan model pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW), Numbered Head Together (NHT), atau pembelajaran konvensional, (2) manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik, siswa dengan konsep diri tinggi, sedang, atau rendah, (3) pada masing-masing konsep diri (tinggi, sedang, dan rendah), manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik pada masing-masing model pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW), Numbered Head Together (NHT), atau pembelajaran konvensional, (4) pada masing-masing model pembelajaran (model pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW), Numbered Head Together (NHT), dan pembelajaran konvensional), manakah yang memberikan pretasi belajar lebih baik pada masing-masing tingkatan konsep diri siswa (tinggi, sedang dan rendah). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3x3. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri se-Kabupaten Blora semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster random sampling. Banyak anggota sampel seluruhnya adalah 309 siswa yang terdiri dari 105 siswa di kelas eksperimen satu, 105 siswa di kelas eksperimen 2 dan 99 siswa di kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi siswa dan angket konsep diri. Uji instrumen tes yang digunakan adalah uji validitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan reliabilitas. Uji instrumen angket yang digunakan adalah uji validitas, konsistensi internal, dan reliabilitas. Uji normalitas menggunakan Lilliefors, uji homogenitas dengan uji Bartlett dan uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan sel tak sama. Uji hipotesis menggunakan uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini dapat disimpulkan: (1) prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW sama dengan menggunakan model pembelajaran NHT. Prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran TTW lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional, (2) prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki konsep xiii diri sedang. Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri tinggi lebih baik dengan siswa yang memiliki konsep diri rendah. Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri sedang sama dengan siswa yang memiliki konsep diri rendah, (3) pada tiap-tiap model pembelajaran, prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki konsep diri sedang, prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri tinggi lebih baik dengan siswa yang memiliki konsep diri rendah, dan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki konsep diri sedang sama dengan siswa yang memiliki konsep diri rendah, (4) pada tiap-tiap konsep diri, prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW sama dengan menggunakan model pembelajaran NHT, prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran TTW lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional, prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional. Kata kunci : Model pembelajaran Think Talk Write (TTW), Numbered Head Together (NHT), Prestasi Belajar Matematika, Konsep Diri

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 23 Nov 2015 13:16
    Last Modified: 23 Nov 2015 13:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21902

    Actions (login required)

    View Item