ANALISIS PENGARUH KETIDAKSESUAIAN DOSIS TERHADAP KEGAGALAN TERAPI TB PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BBKPM) SURAKARTA 2012-2014

KHOIRUNISA, ZULFANA (2015) ANALISIS PENGARUH KETIDAKSESUAIAN DOSIS TERHADAP KEGAGALAN TERAPI TB PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BBKPM) SURAKARTA 2012-2014. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (962Kb) | Preview

    Abstract

    Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang membutuhkan waktu lama sekitar 6-9 bulan. Hal ini berisiko menimbulkan kegagalan terapi. Kegagalan terapi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu paduan obat yang diberikan tidak adekuat dalam dosis, jenis dan waktu pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketidaksesuaian dosis terhadap kegagalan terapi tuberkulosis di BBKPM Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian non experimental dengan rancangan kasus kontrol dan pengambilan data secara retrospektif, yang kemudian hasilnya dianalisis secara statistik. Populasi penelitian adalah semua pasien tuberkulosis paru yang mendapat OAT kategori 1 dan 2. Subyek penelitian terdiri dari kelompok kontrol (tuberkulosis sembuh) sebanyak 33 pasien dan kelompok kasus (tuberkulosis gagal) sebanyak 33 pasien. Kasus adalah penderita TB Paru yang telah mendapatkan pengobatan lengkap tetapi hasil pemeriksaan laboratorium pada 1 bulan sebelum akhir pengobatan menunjukkan BTA (+). Kontrol adalah penderita tuberkulosis paru pada akhir pengobatan menunjukkan hasil BTA (-). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah dosis berlebih pada kelompok kontrol sebanyak 80 (12.08%) sedangkan pada kelompok kasus sebanyak 92 (13.86%) dan 0 kasus (0%) pada frekuensi tinggi dari total pengobatan yang ada. Masalah subdosis pada kelompok kontrol sebanyak 16 (2.42%) sedangkan pada kelompok kasus sebanyak 17 (2.56%) dan dan 0 kasus (0%) pada frekuensi rendah dari total pengobatan yang ada. Ketidaksesuaian dosis berpengaruh terhadap kegagalan terapi TB dengan nilai OR 1.138. Kata kunci: Tuberkulosis gagal, dosis berlebih, subdosis, OAT.

    Item Type: Other
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > D3 - Farmasi
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 23 Nov 2015 10:16
    Last Modified: 23 Nov 2015 10:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21877

    Actions (login required)

    View Item