PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP HASIL DAN KUALITAS BENIH TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max (L) Merill)

Sulistyowati, Endang Tri (2014) PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP HASIL DAN KUALITAS BENIH TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max (L) Merill). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (85Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Endang Tri Sulistyowati. S.610809005. Pengaruh umur panen terhadap hasil dan kualitas benih tiga varietas kedelai (Glycine max (L) Merr). Penelitian ini di bawah bimbingan Prof.Dr.Ir.Djoko Purnomo.MP dan Prof.Dr.Ir. BambangPujiasmanto, MS, Program Studi Agronomi Pascasarjana Unuversitas Sebelas Maret Surakarta. Peningkatan produksi kedelai dapat dilakukan antara lain dengan memilih varietas dengan melakukan pemanenan pada umur tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan saat panen varietas Grobogan, Argomulyo dan Anjasmoro terhadap hasil polong dan biji, juga untuk mempelajari kualitas biji varietas Grobogan,Argomulyo dan Anjasmoro saat panen. Disamping itu juga untuk menentukan umur panen optimum dalam menghasilkan benih berkualitas tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dua faktor, varietas sebagai faktor I dan umur panen sebagai faktor II dengan 3 kali ulangan. Ada 3 varietas yaitu : varietas Grobogan (V1), varietas Argomulyo (V2) dan varietas Anjasmoro (V3) dan 4 aras umur panen, yaitu : 5 hari sebelum umur panen dasar (P1), umur panen dasar (P2), 5 hari setelah umur panen dasar (P3) dan 10 hari setelah umur panen dasar (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah polong bernas varietas Grobogan tidak berbeda nyata antar umur panen, sedang varietas Argomulyo mencapai polong tertinggi pada umur panen baku dan berbeda nyata antar umur panen, sedang varietas Anjasmoro juga tidak berbeda nyata antar umur , Untuk hasil biji varietas Grobogan dan Argomulyo tidak berbeda nyata antar umur panen. Semua varietas menunjukkan panen yang dilakukan sesudah panen baku meningkatkan polong hampa. Biji ketiga varietas mencapai daya kecambah tinggi (> 85%), tidak terpengaruh oleh umur panen. Sedangkan kecepatan berkecambah ketiga varietas berturut-turut 6,7;7,7;8,7 hari. Biji ketiga varietas pada ketiga umur panen (5 hari sebelum, saat panen baku, serta 5 atau 10 hari setelah panen baku dapat digunakan sebagai bahan tanam Kata kunci : umur panen, varietas, produksi kedelai (Glycine Max (L) Merr)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Agronomi
    Depositing User: Inang S H
    Date Deposited: 22 Nov 2015 15:12
    Last Modified: 22 Nov 2015 15:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21854

    Actions (login required)

    View Item