EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL DISCOVERY LEARNING SERTA MODEL THINK PAIR SHARE MATERI KUBUS DAN BALOK DITINJAU DARI KATEGORI KECERDASAN EMOSIONAL PADA KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK SMP N KELAS VIII DI KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PAWIRO, YUDI PRAMONO (2015) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL DISCOVERY LEARNING SERTA MODEL THINK PAIR SHARE MATERI KUBUS DAN BALOK DITINJAU DARI KATEGORI KECERDASAN EMOSIONAL PADA KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK SMP N KELAS VIII DI KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (657Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi (KBMTT) ditinjau dari kecerdasan emosional peserta didik. Model pembelajaran yang dibandingkan adalah model PBL, model DL dan model TPS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semua. Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Sukoharjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Cluster Random Sampling dan diperoleh sampel berjumlah 253 peserta didik. Sampel dikelompokkan menjadi tiga kelas, yakni: 87 peserta didik pada kelompok eksperimen I, 84 peserta didik pada kelompok eksperimen II, dan 83 peserta didik pada kelompok eksperimen III. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi pada materi pembelajaran kubus dan balok dan angket kecerdasan emosional. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel yang tak sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Model PBL menghasilkan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi yang lebih baik dari pada model DL dan model TPS. Model DL dan TPS menghasilkan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi yang sama. (2) Kecerdasan emosional memberikan pengaruh berbeda pada kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi pada materi pembelajaran kubus dan balok. Peserta didik dengan kecerdasan emosional tinggi mempunyai kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi lebih baik daripada peserta didik dengan kecerdasan emosional sedang dan rendah, peserta didik dengan kecerdasan emosional sedang mempunyai kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi yang lebih baik dari pada peserta didik dengan kecerdasan emosional rendah. (3) Pada model pembelajaran PBL, DL dan TPS, KBMTT peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional tinggi lebih baik dibandingkan peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional sedang dan rendah, serta KBMTT peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional sedang lebih baik dibandingkan peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional rendah. (4) Pada kategori kecerdasan emosional tinggi, sedang maupun rendah, KBMTT peserta didik yang diberi model pembelajaran PBL lebih baik daripada model pembelajaran DL dan model pembelajaran TPS. Selain itu KBMTT peserta didik yang diberi model pembelajaran DL sama baik dengan model pembelajaran TPS. Kata kunci: PBL, DL , TPS, Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi dan Kecerdasan Emosional.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 21 Nov 2015 13:19
    Last Modified: 21 Nov 2015 13:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21839

    Actions (login required)

    View Item