PEMBUATAN BATERAI ION LITIUM DENGAN PENAMBAHAN ABU LAYANG (FLY ASH) BATUBARA DALAM LAPISAN KATODA

WAHIDATI, PEPI and ARIYANI, YULAIKHA (2015) PEMBUATAN BATERAI ION LITIUM DENGAN PENAMBAHAN ABU LAYANG (FLY ASH) BATUBARA DALAM LAPISAN KATODA. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (447Kb) | Preview

    Abstract

    Baterai ion litium (Li-ion) adalah jenis baterai yang dapat diisi ulang (rechargeable battery) yang banyak diaplikasikan pada barang elektronik. Di dalam baterai ini ion Litium berpindah dari elektroda negatif ke elektroda positif saat penggunaan (discharging), dan sebaliknya saat diisi (charging). Komponen penyusun baterai ion litium terdiri dari katoda, anoda, elektrolit dan separator. Material penyusun katoda terdiri dari bahan aktif, binder, dan bahan konduktif. Tahap pertama Pembuatan lapisan film katoda untuk baterai ion litium dengan menambahkan abu layang (fly ash) dari limbah pembakaran batubara adalah preparasi abu layang (fly ash) yang dilakukan di dalam ball mill. Kemudian diayak dan diaduk dalam campuran PVDF dan NMP selama 2,5 jam. Abu layang (fly ash) batubara yang digunakan untuk campuran sebanyak % berat tertentu dari AB (acethylene black). Kemudian larutan tersebut dicampur dengan AB dan LiFePO4 (lithium feri phosphate) yang telah diball mill dan divakumkan pada vacuum mixer selama 1 jam. Tahap selanjutnya yaitu pembuatan film katoda. Pasta katoda dari vacuum mixer, selanjutnya dicoating dengan tebal tertentu kemudian dioven dan selanjutnya dipress pada hot rolling machine dengan suhu dan tekanan tertentu. Lapisan katoda kemudian digulung dengan lapisan anoda dan separator, setelah itu diisi dengan elektrolit. Fly ash dianggap sebagai alternatif menarik untuk baterai isi ulang litium. Fly ash dapat digunakan sebagai material yang bernilai ekonomis untuk bahan anoda ataupun katoda baterai ion litium (Jong UK Kim dan Hal-Bon Gu, 2003). Baterai ion litium yang dibuat dengan substitusi fly ash pada lapisan katoda ini menghasilkan kapasitas discharge yang optimal pada substitusi 2% fly ash yaitu sebesar 79,412 mAh/gram.

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 21 Nov 2015 12:50
    Last Modified: 21 Nov 2015 12:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21835

    Actions (login required)

    View Item