PENGARUH RUANG FISKAL DAN KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH DAN INDIKASI KORUPSI (Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah Kab/Kota Seluruh Indonesia Tahun 2010 - 2012)

SUPRIYANTO, YENDRI (2015) PENGARUH RUANG FISKAL DAN KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH DAN INDIKASI KORUPSI (Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah Kab/Kota Seluruh Indonesia Tahun 2010 - 2012). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1027Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ruang fiskal dan karakteristik daerah terhadap Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (KPPD) dan indikasi korupsi. Ruang fiskal diukur menggunakan rumusan Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah dan karakteristik daerah menggunakan ukuran daerah, rasio ketergantungan daerah dan rasio kemandirian daerah. KPPD setiap tahun dievaluasi oleh Kemendagri dan ditetapkan dalam bentuk kepmendagri mengenai penetapan peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah secara nasional. Indikasi korupsi sesuai definisi yang terdapat pada UU Nomor 20 tahun 2001 pasal 2 dan 3, diukur dengan menggunakan nilai temuan BPK yang berupa ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang mengakibatkan kerugian daerah, potensi kerugian daerah, kekurangan penerimaan, kelemahan administrasi, ketidakhematan dan ketidakefektifan. Untuk mengetahui pengaruh tersebut digunakan analisis regresi berganda data panel. Hasil penelitian terhadap 879 observasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara ruang fiskal, tingkat ketergantungan dan rasio kemandirian daerah terhadap KPPD. Tingkat ketergantungan daerah berpengaruh negatif, sementara itu ruang fiskal dan PAD berpengaruh positif terhadap KPPD. Aset berpengaruh positif sedangkan PAD dan DAU berpengaruh negatif terhadap indikasi korupsi. Meningkatkan rasio kemandirian daerah/PAD ternyata membawa pengaruh dalam meningkatkan kinerja dan menurunkan terjadinya indikasi korupsi. Dengan penelitian ini diharapkan pemda lebih banyak berfokus dalam meningkatkan PAD untuk meningkatkan ruang fiskalnya dalam rangka meningkatkan kinerja dan mengurangi terjadinya korupsi. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung variabel rasio kemandirian daerah melalui indikasi korupsi terhadap KPPD. Kata kunci: Ruang Fiskal, Karakteristik pemerintah daerah, KPPD dan Indikasi Korupsi.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Akuntansi - S2
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 21 Nov 2015 07:28
    Last Modified: 21 Nov 2015 07:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21810

    Actions (login required)

    View Item