Hubungan antara Asertivitas dan Kualitas Perkawinan dengan Coparenting pada Pasangan Beda Etnis (Sunda-Minangkabau)

MAWADDAH, ADZANISHARI (2015) Hubungan antara Asertivitas dan Kualitas Perkawinan dengan Coparenting pada Pasangan Beda Etnis (Sunda-Minangkabau). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (154Kb) | Preview

    Abstract

    Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa yang tersebar diseluruh kawasan nusantara. Keberagaman suku bangsa ini memiliki kemungkinan yang besar untuk dipersatukan dalam suatu ikatan perkawinan, seperti halnya pasangan yang berasal dari etnis Sunda dan Minangkabau. Perbedaan latar belakang etnis pasangan tentu akan mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan berumah tangga, salah satunya dalam pengasuhan anak. Sebab latar belakang yang berbeda akan menghasilkan cara pengasuhan yang berbeda pula. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar pasangan yang berasal dari etnis berbeda memiliki koordinasi dan kerjasama yang baik dalam pengasuhan anak, atau yang disebut juga dengan coparenting. Beberapa faktor yang dapat menunjang terbentuknya coparenting ialah kemampuan asertivitas dan juga evaluasi pasangan terhadap perkawinannya, atau yang disebut dengan kualitas perkawinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dan kualitas perkawinan dengan coparenting pada pasangan beda etnis yang dalam penelitian ini adalah pasangan Sunda-Minangkabau. Penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah 51 pasangan sesuai dengan kriteria yaitu, pasangan berasal dari etnis Sunda dan Minangkabau, minimal telah menikah selama tiga tahun dan memiliki satu orang anak, hubungan pernikahan adalah pernikahan yang pertama, dan baik suami mapun istri berpendidikan minimal SMA. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa skala coparenting, skala asertivitas, dan skala kualitas perkawinan. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan metode enter dan stepwise. Pada metode enter diperoleh Fhitung 58,647 > Ftabel 3,09, p < 0,05, dan nilai R = 0,736. Besar nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,542 atau 54,2%. Pada metode stepwise diperoleh hasil bahwa asertivitas dan kualitas perkawinan keduanya berkorelasi dengan coparenting dengan nilai p < 0,05 dengan sumbangan efektif asertivitas sebesar 4,1% dan kualitas perkawinan sebesar 50,1%. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara asertivitas dan kualitas perkawinan dengan coparenting pada pasangan beda etnis (Sunda-Minangkabau) dan kualitas perkawinan memiliki pengaruh yang lebih kuat pada coparenting daripada asertivitas. Kata kunci: asertivitas, coparenting, kualitas perkawinan, pasangan beda etnis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 20 Nov 2015 09:49
    Last Modified: 20 Nov 2015 09:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21753

    Actions (login required)

    View Item