Aplikasi zpt naa dan unsur mikro untuk mengatasi layu pentil (cherelle wilt) pada kakao (theobroma cacao l.) Dengan teknik penyemprotan buah

Praja Widiancas , Andono (2010) Aplikasi zpt naa dan unsur mikro untuk mengatasi layu pentil (cherelle wilt) pada kakao (theobroma cacao l.) Dengan teknik penyemprotan buah. Other thesis, UNS.

[img] PDF
Download (504Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas NAA dan unsur mikro (Zn dan B), serta mendapatkan konsentrasi yang sesuai untuk meningkatkan pembentukan buah dan menurunkan tingkat layu pentil pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Sajen, Kelurahan Bawen, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang yang terletak pada ketinggian 500 m dpl mulai bulan Agustus 2009 sampai Maret 2010. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Perlakuan terdiri atas tujuh macam : NAA 500 ppm, NAA 1.000 ppm, (Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm), (NAA 500 ppm + Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm), NAA (1.000 ppm + Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm), kontrol (tanpa penyemprotan larutan) dan (disemprot air). Masing-masing perlakuan diulang tujuh kali. Analisis data dilakukan dengan uji F 5% dan uji Dunnet 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT NAA dan unsur mikro (Zn dan B) dengan teknik penyemprotan pada buah dapat menurunkan jumlah pentil layu dan mempertahankan jumlah pentil sehat. Pemberian ZPT NAA dan unsur mikro (Zn dan B) dengan teknik penyemprotan pada buah tidak dapat meningkatkan jumlah buah matang, jumlah biji per buah, berat biji kering per buah, dan berat 100 biji kering tanaman kakao. NAA 500 ppm dapat menurunkan jumlah pentil layu tanaman kakao, (NAA 500 ppm + Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm) dapat mempertahankan jumlah pentil sehat tanaman kakao. Pemberian (NAA 500 ppm + Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm) menghasilkan jumlah buah matang, jumlah biji per buah, berat biji kering per buah, dan berat 100 biji kering lebih banyak dari pada perlakuan lain. Pemberian (NAA 500 ppm + Zn 1.500 ppm + B 3.000 ppm) menghasilkan rata-rata persentase pentil layu (25%) paling sedikit dibandingkan perlakuan lain.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Unnamed user with username anggit
    Date Deposited: 25 Nov 2010 20:45
    Last Modified: 25 Nov 2010 20:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/215

    Actions (login required)

    View Item