Pengaruh Simvastatin Terhadap Kadar Nitric Oxide dan Kecepatan Aliran Vena Porta Portal Pada Penderita Sirosis Hati

, Isrianto (2015) Pengaruh Simvastatin Terhadap Kadar Nitric Oxide dan Kecepatan Aliran Vena Porta Portal Pada Penderita Sirosis Hati. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (101Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang Prevalensi Sirosis Hati (SH) diseluruh dunia menempati urutan ketujuh penyebab kematian. Peningkatkan tekanan dalam vena porta [Hipertensi Portal (HP)] menimbulkan varices esophagus dan makin besar kemungkinannya pasien mengalami perdarahan. Disfungsi endotel pada sirosis hati sebabkan penurunan kadar NO sehingga terjadi ketidakseimbangan antara faktor relaksasi dan kontraksi di vena porta dan meningkatkan tekanan pada vena porta. Simvastatin dapat meningkatkan kadar NO dan memperbaiki disfungsi endotel pada pasien SH dan mampu menurunkan tekanan vena porta ditandai dengan penurunan Hepatic Venous Pressure Gradient (HPVG). Tujuan Penelitian Membuktikan dan mengetahui pengaruh pemberian simvastatin terhadap kadar nitrit oksida dan kecepatan aliran vena porta. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental dengan metode randomized controlled trial, dengan sampel 30 orang SH dan 1 orang dropout (meninggal), sehingga sisa 29 orang dan dibagi menjadi kelompok perlakuan 14 orang diberikan simvastatin dosis 20mg dan 15 orang kontrol diberikan placebo selama penelitian. Kadar NO serum ditentukan menggunakan enzyme linked immunosorbent assay (ELISA). Besaran Kecepatan aliran vena porta diukur menggunakan ultrasonografi SonoAce R7 (Samsung Korea Selatan). Uji kadar NO serum dan kecepatan aliran vena porta menggunakan analysis of variance (Anova) dan untuk menentukan perbedaan kemaknaan dipakai p<0,05. Hasil Penelitian Terhadap kadar NO pada plasebo sebelum dan sesudah (5,87 ± 2,62 µg/mL vs 4,87 ± 2,28 µg/mL; p= 0,002) terjadi penurunan secara bermakna. Pada simvastatin sebelum dan sesudah (5,14 ± 2,55 µg/mL vs 5,57 ± 2,54 µg/mL; p= 0,003) terjadi peningkatan secara bermakna. Terhadap kecepatan aliran vena porta pada plasebo sebelum dan sesudah (17,69 ± 4,27 cm/s vs 19,12 ± 3,91 cm/s; p= 0,062) tidak ada perbedaan secara bermakna. Pada simvastatin sebelum dan sesudah (18,48 ± 2,66 cm/s vs 16,58 ± 2,09 cm/s; p= 0,004) terjadi penurunan secara bermakna. Terdapat hubungan negatif antara kadar NO dan kecepatan aliran vena porta dengan ( r ; - 0,628 ; p = 0,012). Kesimpulan Simvastatin meningkatkan kadar NO serum dan menurunkan kecepatan aliran vena porta secara bermakna, serta terdapat hubungan negatif antara kadar NO dengan kecepatan aliran vena porta pada pasien sirosis hati. Kata kunci: kecepatan aliran vena porta, nitrit oksida, simvastatin, sirosis hepatis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 11 Nov 2015 11:10
    Last Modified: 11 Nov 2015 11:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21492

    Actions (login required)

    View Item