MODEL SUSCEPTIBLE INFECTED ZOMBIE REMOVED(SIZR) DENGAN KARANTINA DAN ANTIVIRUS

Pratama, Lilik Prasetiyo (2014) MODEL SUSCEPTIBLE INFECTED ZOMBIE REMOVED(SIZR) DENGAN KARANTINA DAN ANTIVIRUS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (114Kb) | Preview

    Abstract

    Zombie merupakan gambaran atas tokoh fiksi yang memakan daging manusia. Zombie sering dikaitkan dengan kepunahan manusia sebab zombie mampu menginfeksi manusia dan mengubah manusia yang telah terinfeksi menjadi zombie. Wabah zombie memiliki karakteristik menyerupai penyakit menular. Model yang menggambarkan penyebaran wabah zombie telah dikenalkan oleh Munz et al. [17] yang membagi populasi ke dalam tiga kelompok, susceptible (S ), zombie (Z ), dan removed (R). Dalam tulisan ini, dibahas wabah zombie di mana terdapat suatu periode waktu sebelum individu yang terinfeksi oleh zombie berubah menjadi zombie namun belum dapat menginfeksi individu lain (infected (I )). Karena karantina dan pemberian antivirus terhadap individu yang terinfeksi dapat mengendalikan penyebaran penyakit menular, maka diturunkan model yang menggambarkan penyebaran wabah zombie (SIZR) dengan karantina dan antivirus. Tujuan penulisan ini adalah menurunkan model SIZR dengan karantina dan antivirus serta menentukan titik kesetimbangan dan menganalisis kestabilan titik kesetimbangan lalu menerapkan model pada suatu contoh untuk kemudian diinterpretasikan. Model SIZR dengan karantina dan antivirus yang diperoleh berupa sistem autonomous persamaan diferensial nonlinear dan memiliki dua titik kesetimbangan, titik kesetimbangan endemik dan titik kesetimbangan bebas penyakit. Kestabilan di titik kesetimbangan merupakan fitur mendasar jika terjadi perubahan pada nilai awal sistem. Pola penyebaran wabah zombie dapat diamati dari penyelesaian sistem. Berdasarkan penerapan, diperoleh titik kesetimbangan endemik dan stabil asimtotis. Tingkat keparahan penyakit menular dapat diukur berdasarkan puncak di mana jumlah individu yang terinfeksi maksimum. Dari hasil eksperimen numerik, penurunan puncak wabah dapat dilakukan dengan menambah jumlah individu infected yang dikarantina dan meningkatkan laju pemberian antivirus.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 11 Nov 2015 02:58
    Last Modified: 11 Nov 2015 02:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21463

    Actions (login required)

    View Item