HUBUNGAN PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF (Survai pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo)

Rifolani, (2009) HUBUNGAN PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF (Survai pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (750Kb)

    Abstract

    Rifolani. S 840208121. Hubungan Penguasaan Kalimat Efektif dan Persepsi Siswa terhadap Cara Mengajar Guru dengan Kemampuan Mengembangkan Paragraf: Survai pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo. Tesis. Surakarta: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya (1) hubungan antara penguasaan kalimat efektif dan kemampuan mengembangkan paragraf; (2) hubungan antara persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dan kemampuan mengembangkan paragraf; dan (3) hubungan antara penguasaan kalimat efektif dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru secara bersama-sama dengan kemampuan mengembangkan paragraf. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sukoharjo, bulan Januari sampai dengan Juni 2009. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo. Sampel berjumlah 80 orang yang diambil dengan cara proposional random sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan mengembangkan paragraf, tes penguasaan kalimat efektif, dan angket persepsi siswa terhadap cara mengajar guru. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik statistik regresi dan korelasi (sederhana dan ganda). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif penguasaan kalimat efektif dengan kemampuan mengembangkan paragraf (r y.1 = 0,52 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 80 di mana r t = 0,220); (2) ada hubungan positif persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dengan kemampuan mengembangkan paragraf (r y.2 = 0,81 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 80 di mana r t = 0,220); dan (3) ada hubungan positif antara penguasaan kalimat efektif dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru secara bersama-sama dengan kemampuan mengembangkan paragraf (R y.12 =0,82 pada taraf nyata α = 0,05 dengan N= 80 di mana r t = 0,220). Dari hasil penelitian di atas dapat dinyatakan bahwa secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama penguasaan kalimat efektif dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru memberikan sumbangan yang berarti kepada kemampuan mengembangkan paragraf. Ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut dapat menjadi prediktor yang baik bagi kemampuan mengembangkan paragraf. Dilihat dari kuatnya hubungan tiap variabel prediktor (bebas) dengan variabel respons (terikat), hubungan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dengan kemampuan mengembangkan paragraf lebih kuat dibandingkan dengan hubungan penguasaan kalimat efektif dengan kemampuan mengembangkan paragraf. Ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dapat menjadi xvprediktor yang lebih baik daripada penguasaan kalimat efektif. Kenyataan ini membawa konsekuensi dalam pengajaran keterampilan menulis paragraf, guru perlu lebih memprioritaskan aspek persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dalam mengembangkan kemampuan mengembangkan paragraf daripada aspek penguasaan kalimat efektif.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: neno sulistiyawan
    Date Deposited: 12 Jul 2013 00:01
    Last Modified: 12 Jul 2013 00:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2145

    Actions (login required)

    View Item