HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RISIKO PERDARAHAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2012

Amanda, Larissa (2013) HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RISIKO PERDARAHAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2012. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (940Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu. Peningkatan faktor-faktor risiko perdarahan pada kehamilan dan persalinan diketahui berperan terhadap peningkatan kasus perdarahan postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko perdarahan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2012. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Kelompok kasus adalah pasien perdarahan postpartum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2012. Sampel kelompok kasus diambil dengan metode pencuplikan purposif. Kelompok kontrol adalah pasien pasca persalinan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2012 yang tidak mengalami perdarahan postpartum. Sampel kelompok kontrol dipilih secara acak dengan metode pencuplikan random sederhana dari 45 pasien bersalin spontan dan 45 pasien bersalin dengan seksio sesarea yang memenuhi kriteria pada pencuplikan purposif. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari 55 rekam medik pasien kelompok kasus dan kontrol. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square dan analisis regresi logistik ganda. Hasil Penelitian: Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna untuk variabel cara persalinan antara kelompok kasus dan kontrol dengan nilai p = 0,001 dan r = 0,405. Hasil analisis statistik untuk variabel umur, paritas, anemia, berat bayi lahir maupun preeklampsia berat menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna antara kelompok kasus dan kontrol dengan nilai p masing-masing 0,566, 0,423, 0,401 dan 0,161. Pasien eklampsia dan polihidramnion tidak ditemukan pada kelompok kasus dan kontrol. Simpulan Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara cara persalinan pervaginam dengan episiotomi, seksio sesarea elektif, seksio sesarea emergensi, dan persalinan pervaginam dengan alat yang disertai episiotomi dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2012.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 07 Nov 2015 21:59
    Last Modified: 07 Nov 2015 21:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21418

    Actions (login required)

    View Item