PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS MASYARAKAT PADA PENGEMBANGAN “KAMPUNG HIJAU” DI GAMBIRAN KELURAHAN PANDEYAN KECAMATAN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA

RINI, DWI YANTI SARWO (2015) PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS MASYARAKAT PADA PENGEMBANGAN “KAMPUNG HIJAU” DI GAMBIRAN KELURAHAN PANDEYAN KECAMATAN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (389Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola-pola pengelolaan lingkungan hidup berbasis masyarakat pada pengembangan “Kampung Hijau” di Gambiran RW 08. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, Teori Aksi dan Fungsionalisme Struktural dari Talcott Parsons. Teori ini menjelaskan adanya seorang aktor yang melakukan suatu cara dan teknik dalam mencapai tujuannya. Serta adanya skema AGIL dalam pembentukan suatu sistem yang saling memiliki keterkaitan satu sama lain. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Untuk menentukan keabsahan atau validitas data yang diperoleh, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang melatarbelakangi diwujudkannya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui pengembangan Kampung Hijau adalah Kampung Gambiran yang letaknya berada di sebelah Barat Sungai Gajah Wong menyebabkan lingkungan di wilayah ini rentan terjadi bencana banjir. Telah terjadi beberapa kali bencana banjir di Kampung Gambiran hingga menimbulkan banyak kerugian. Terlebih lokasi yang berada di DAS Gajah Wong membuat lingkungan di wilayah ini rentan pula terjadi berbagai pencemaran sampah akibat perilaku masyarakat yang terbiasa membuang sampah ke sungai. Dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui pengembangan Kampung Hijau di Gambiran Pak Agus bersama WALHI menggunakan pendekatan struktural dan kultural untuk menumbuhkan kesadaran warga agar melakukan pengelolaan lingkungan. Selanjutnya dibentuk Tujuh POKJA pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat agar kegiatan pengelolaan lingkungan yang diwujudkan dapat terkoordinir dengan baik. Dalam upaya mewujudkannya ditemui berbagai hambatan, antara lain sikap kontra serta pesimis dari warga terhadap upaya yang dijalankan. Belum adanya pihak yang bertanggung-jawab dalam pemeliharaan fasilitas taman. Tindakan vandalisme dari para pengunjung, serta produk daur ulang sampah yang dihasilkan oleh warga yang belum memperoleh pasar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JC Political theory
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 07 Nov 2015 07:54
    Last Modified: 07 Nov 2015 07:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21400

    Actions (login required)

    View Item