SUPLEMENTASI PADA PAKAN SUMBER ENERGI YANG BERBEDA DALAM RANSUM SAPI PERANAKAN ONGOLE TERHADAP

S, AAN ANDRI NOVAN (2015) SUPLEMENTASI PADA PAKAN SUMBER ENERGI YANG BERBEDA DALAM RANSUM SAPI PERANAKAN ONGOLE TERHADAP. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (319Kb) | Preview

    Abstract

    Peternak rakyat sudah banyak menggunakan jerami padi sebagai pakan sapi PO (pernakan ongole). Jerami padi memiliki potensi yang cukup besar bisa dimanfaatkan sebagai sumber serat dan ketersediaan jerami padi melimpah, akan tetapi jerami padi memiliki kekurangan yaitu kandungan lignin yang melindungi hemiselulosa yang cukup tinggi, sehingga mengurangi kecernaan nutrien yang terkandung dari jerami padi. Untuk meningkatkan kecernaan jerami padi peternak rakyat menggunakan dedak padi atau onggok sebagai konsentrat. Namun penggunaan dedak padi atau onggok secara tunggal masih belum bisa meningkatkan kecernaan jerami padi secara optimal. Oleh karena itu untuk melengkapi onggok atau dedak padi salah satunya dengan cara memberikan pakan suplemen PKM (penunjang kinerja mikrobia). Penelitian ini untuk mengetahui Penggunaan suplemen PKM pada pakan sumber energi yang berbeda dalam ransum sapi peranakaan ongole ditinjau dari kecernaan neutral detergent fiber (NDF) dan acid detergent fiber (ADF). Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 1 November 2014 – 1 Februari 2015 di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Materi yang digunakan adalah sapi Peranakan Ongole berfistula dengan rata-rata bobot badan 331± 46,043 kg sebanyak 4 ekor. Perlakuan yang diberikan meliputi 50% jerami padi Fermentasi+ 49% konsentrat + 1% urea (P1), 50% jerami padi Fermentasi + 30% konsentrat + 21% PKM (P2), 49% jerami padi Fermentasi+ 30% dedak padi + 21% PKM (P3) dan 49% jerami padi Fermentasi+ 30% onggok + 21% PKM (P4).Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode. Peubah yang diamati yaitu konsumsi NDF, konsumsi ADF, kecernaan NDF dan kecernaan ADF. Pengambilan data menggunakan metode total koleksi feses selama 7 hari. Hasil penelitian yang diperoleh untuk setiap perlakuan P1, P2, P3 dan P4 masing-masing adalah Konsumsi NDF 6,38; 5,46; 4,37; 4,46 (kg/ekor/hari), Konsumsi ADF 4,98; 4,08; 3,26; 3,48 (kg/ekor/hari), Kecernaan NDF 42,19; 42,76; 39,53; 55,80 (%) dan Kecernaan ADF 47,36; 43,63; 47,94; 60,95 (%). Hasil analisis variansi bahwa semua parameter peubah konsumsi dan kecernaan NDF dan ADF berbeda sangat nyata (P<0,01). Simpulan pada penelitian ini adalah penggunaan serat kualitas rendah dengan penambahan pakan onggok paling dapat memperbaiki kecernaan NDF dan ADF dibandingkan dengan penambahan pakan sumber energi lainnya pada sapi PO berfistula.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 06 Nov 2015 15:40
    Last Modified: 06 Nov 2015 15:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21397

    Actions (login required)

    View Item