PENGARUH PENGGUNAAN ELEKTROLISER DENGAN VARIASI DIAMETER KAWAT TEMBAGA DAN VARIASI LARUTAN TERHADAP DAYA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA- X 125D TAHUN 2007

Purnomo, Kurniawan Adi (2014) PENGARUH PENGGUNAAN ELEKTROLISER DENGAN VARIASI DIAMETER KAWAT TEMBAGA DAN VARIASI LARUTAN TERHADAP DAYA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA- X 125D TAHUN 2007. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (102Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui pengaruh penggunaan elektroliser dengan variasi diameter kawat tembaga terhadap daya mesin sepeda motor honda supra X 125D tahun 2007. (2) Mengetahui pengaruh penggunaan elektroliser dengan variasi larutan terhadap daya mesin sepeda motor honda supra X 125D tahun 2007. (3) Mengetahui interaksi dari penggunaan variasi diameter kawat tembaga dan variasi larutan terhadap daya mesin sepeda motor honda supra-X 125D tahun 2007. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini menggunakan sepeda motor honda supra X 125D tahun 2007 dengan nomor mesin JB51E2015321. Penelitian ini dilakukan di di PT. MOTOCOURSE TECHNOLOGY (MOTOTECH) Yogyakarta, dengan menggunakan dinamometer atau Dynotest. Data diperoleh dari besarnya daya mesin sepeda motor dengan penambahan tabung elektroliser menggunakan variasi diameter kawat tembaga dan variasi larutan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dimasukkan ke dalam tabel, dan ditampilkan dalam bentuk grafik, kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh penggunaan elektroliser dengan variasi diameter kawat tembaga terhadap daya mesin sepeda motor honda supra X 125D tahun 2007. Diantara penggunaan diameter kawat tembaga 1,5 mm , 2,5 mm, dan 4,0 mm di dapat peningkatan daya mesin paling besar pada kawat tembaga dengan diameter 1,5 mm. (2) Ada pengaruh penggunaan elektroliser dengan variasi larutan terhadap daya mesin sepeda motor honda supra X 125D tahun 2007. Diantara penggunaan larutan KOH dan Na2So4 di dapat peningkatan daya mesin paling besar pada penggunaan larutan KOH. (3) Ada interaksi dari penggunaan variasi diameter kawat tembaga dan variasi larutan terhadap daya mesin sepeda motor honda supra-x 125D tahun 2007. Interaksi yang paling besar meningkatkan daya mesin yakni menggunakan diameter kawat tembaga 1,5 mm dan larutan KOH. Daya mesin meningkat 1,74 % dari kondisi standar. Kata Kunci : elektroliser, kawat tembaga, larutan, daya mesin.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 03 Nov 2015 20:02
    Last Modified: 03 Nov 2015 20:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21362

    Actions (login required)

    View Item