EKSPERIMENTASI MODEL PENEMUAN TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA POKOK BAHASAN TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA SMA SE-KOTA SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Yulianti, Kristin (2014) EKSPERIMENTASI MODEL PENEMUAN TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA POKOK BAHASAN TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA SMA SE-KOTA SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (570Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang diberi tindakan model penemuan terbimbing, model pembelajaran berbasis masalah atau dengan model pembelajaran langsung. (2) untuk mengetahui prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mempunyai kreativitas tinggi, kreativitas sedang atau kreativitas rendah. (3) untuk mengetahui prestasi belajar lebih baik antara siswa yang diberi tindakan model penemuan terbimbing, model pembelajaran berbasis masalah atau dengan model pembelajaran langsung pada masing-masing kategori kreativitas. (4) untuk mengetahui prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan kreativitas tinggi, kreativitas sedang atau kreativitas rendah pada masing-masing model pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA se-Kota Salatiga tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah stratified cluster random sampling. Teknik analisis data yaitu (1) uji prasyarat dengan uji normalitas dan uji homogenitas, (2) uji keseimbangan, (3) uji hipotesis dengan menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama yang terlebih dahulu diuji normalitas dan uji homegenitasnya, dan (4) uji pascaanava dengan menggunakan model Scheffe’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar matematika dengan model penemuan terbimbing dan model pembelajaran berbasis masalah memberikan hasil yang sama, tetapi lebih baik daripada model pembelajaran langsung. (2) Siswa dengan kreativitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada siswa dengan kreativitas rendah. (3) Pada siswa dengan kreativitas tinggi, model penemuan terbimbing dan model pembelajaran berbasis masalah memberikan prestasi belajar yang sama. Sedangkan model penemuan terbimbing memberikan prestasi yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung. Model pembelajaran berbasis masalah memberikan prestasi belajar yang sama dengan model pembelajaran langsung. Pada siswa dengan kreativitas sedang, model penemuan terbimbing, model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar yang sama.Pada siswa dengan kreativitas rendah, ketiga model pembelajaran memberikan prestasi belajar yang sama. (4) Pada model penemuan terbimbing, siswa dengan kreativitas tinggi dan sedang mempunyai prestasi belajar yang sama, tetapi siswa dengan kreativitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada siswa dengan kreativitas rendah. Siswa dengan kreativitas sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa dengan kreativitas rendah. Pada model pembelajaran berbasis masalah, siswa dengan kreativitas tinggi, sedang dan rendah mempunyai prestasi belajar yang sama. Pada model pembelajaran langsung, hasil dari ketiga kategori kreativitas juga memberikan prestasi belajar yang sama. Kata kunci: Model penemuan terbimbing, model pembelajaran berbasis masalah, kreativitas siswa

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 31 Oct 2015 20:27
    Last Modified: 31 Oct 2015 20:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21340

    Actions (login required)

    View Item