MODIFIKASI FASILITAS SPORT COURT MULTI FUNGSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK SEKOLAH DASAR DI KOTA SURAKARTA (Penelitian Pengembangan Modifikasi Fasilitas Sport Court Multi Fungsi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar di Kota Surakarta )

INDARTO, PUNGKI (2014) MODIFIKASI FASILITAS SPORT COURT MULTI FUNGSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK SEKOLAH DASAR DI KOTA SURAKARTA (Penelitian Pengembangan Modifikasi Fasilitas Sport Court Multi Fungsi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar di Kota Surakarta ). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (46Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengindetifikasi permasalahan keterbatasan fasilitas yang berupa lahan sebagai akses belajar penjas di beberapa Sekolah Dasar di kota Surakarta dan melakukan pengembangan produk awal model modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam mendukung keberhasilan pembelajaran pendidikan jasmani. 2) Melakukan pelaksanaan uji coba produk modifikasi fasilitas sport court multi fungsi untuk keberhasilan pendidikan jasmani di Sekolah Dasar Se Kota Surakarta baik pada uji coba ahli maupun uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. 3) Menganalisis efektivitas produk modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam pembelajaran penjas untuk Sekolah Dasar Se Kota Surakarta, dengan melakukan revisi akhir uji coba utama dan melakukan pelaporan pengembangan keberhasilan modifikasi fasilitas sport court multi fungsi. Metode penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan, prosedur penelitian pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, Kajian Teori, Pembuatan Produk Awal, Evaluasi Ahli, Revisi Produk I, Uji Coba Tahap I (kelompok kecil), Revisi Produk II, Uji coba Tahap II (kelompok besar), Revisi Produk III dan Laporan Hasil Produk Pengembangan.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. a) Hasil analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi permasalahan keterbatasan fasilitas yang berupa lahan sebagai akses belajar penjas di beberapa Sekolah Dasar di Kota Surakarta yaitu kurang tersedianya fasilitas sarana olahraga untuk kegiatan atletik, kegiatan senam dan pembelajaran senam. b) Pengembangan produk awal model modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam mendukung keberhasilan pembelajaran pendidikan jasmani Sekolah Dasar di Kota Surakarta yaitu pembuatan sarana olahraga yang meliputi modifikasi lapangan futsal, modifikasi sarana bola basket mini, modifikasi sarana bola voley mini, modifikasi sarana badminton, modifikasi sarana permainan bola tangan, modifikasi sarana ateltik yaitu modifikasi sarana pembelajaran jalan dan lari, dan modifikasi sarana untuk lompat tinggi. 2. a) Pelaksanaan uji coba ahli yaitu masukkan dari ahli perlu memperhatikan tingkat keamanan (safety) pada saat penggunaan sport court ini perlu diperhatikan dengan seksama serta perlu adanya penambahan sarana dan prasarana yang mendukung untuk fasilitas sport court. Sarana prasarana pendukung yang ditambahkan adalah penambahan tribun penonton. b) Pelaksanaan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar terhadap produk pengembangan modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam pembelajaran penjas untuk Sekolah Dasar di Kota Surakarta dapat terlaksana dengan baik untuk semua sarana cabang olahraga yang dimodifikasi. Dengan demikian pelaksanaan uji coba sarana fasilitas sport court multi fungsi untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dapat berjalan dengan baik dan dapat dilaksanakan guna menunjang pembelajaran penjas, khususnya di sekolah dasar. 3. a) Hasil revisi akhir uji coba utama sebagai perbaikan keberhasilan modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam pembelajaran penjas untuk Sekolah Dasar di Kota surakarta yang telah diuji cobakan yaitu berupa : Membuat garis lapangan dengan warna yang berbeda-beda, sehingga tidak membingungkan siswa. Memperhatikan tingkat keamanan, di samping itu di lokasi sport court multi fungsi juga disediakan obat-obatan P3K. Penambahan fasilitas penunjang dalam sport court multi fungsi setelah dilakukan uji coba adalah berupa penambahan tempat duduk penonton/ pemain. Tempat duduk penonton ini diletakkan di luar lapangan, sehingga tidak mengganggu kegiatan. Tempat duduk penonton ini digunakan bagi siswa yang menunggu giliran saat pelaksanaan pembelajaran penjas dilaksanakan, selain itu tempat duduk ini dapat digunakan sebagai balok titian keseimbangan, dan alat bantu Sit Up. b) Hasil laporan pengembangan keberhasilan modifikasi fasilitas sport court multi fungsi dalam pembelajaran penjas untuk Sekolah Dasar di Kota Surakarta yaitu: terpenuhinya kebutuhan gerak dasar pada anak sekolah dasar dan pengembangan modifikasi fasilitas sport court multi fungsi sebagai fasilitas pendidikan jasmani. Kata Kunci: Sport Court Multi Fungsi, Pendidikan Jasmani

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 16 Oct 2015 01:07
    Last Modified: 16 Oct 2015 01:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21295

    Actions (login required)

    View Item