NOVEL DWILOGI PADANG BULAN DAN CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA (Kajian Psikologi Sastra, Nilai Pendidikan Karakter, dan Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra)

Lestari , Puji (2014) NOVEL DWILOGI PADANG BULAN DAN CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA (Kajian Psikologi Sastra, Nilai Pendidikan Karakter, dan Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (109Kb) | Preview

    Abstract

    Psikologi sastra adalah kajian sastra yang memandang karya sebagai aktivitas kejiwaan. Berdasarkan hal tersebut tersebut, konflik kejiwaan dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata penting diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan unsur intrinsik novel, konflik kejiwaan tokoh, fenomena kejiwaan pengarang dalam penciptaan novel, nilai pendidikan karakter, relevansi novel dalam pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, paragraf/alinea dan wacana yang ada dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata. Sumber data berupa novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata. Sumber data lain berupa dokumen, buku teori, dan jurnal. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis dokumen dan wawancara. Validitas data yang digunakan triangulasi sumber data. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas terdapat (1) unsur intrinsik yang terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang dan amanat. (2) konflik kejiwaan tokoh Enong yang dikaji berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yaitu terdapat (a) naluri kematian dan keinginan mati, (b) kecemasan, dan (c) pengalihan. Dapat dikatakan bahwa di dalam kepribadian Enong mengalami konflik batin sehingga menimbulkan ketidakharmonisan antara id, ego, dan superego. (3) fenomena kejiwaaan pengarang dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas yaitu merupakan sebuah konflik yang benar-benar dialami oleh pengarang (Andrea Hirata), ia menciptakan novel berdasarkan pengalaman pribadi yang dialaminya dan menulis secara spontan dan sadar. (4) Nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas yaitu nilai pendidikan karakter kerja keras, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli sosial, dan tanggung jawab. (5) Novel dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas dapat dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran sastra karena novel ini mengandung nilai-nilai pendidikan karakter Kata Kunci: Psikologi Sastra, Novel, Nilai Pendidikan Karakter.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
    L Education > L Education (General)
    P Language and Literature > PN Literature (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 11 Oct 2015 20:23
    Last Modified: 11 Oct 2015 20:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21257

    Actions (login required)

    View Item