HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI FAKTOR RESIKO DIABETES MELLITUS TIPE-2 MAHASISWA TINGKAT 1A AKPER LAMONGAN

Saputra, Muhamad Ganda (2015) HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI FAKTOR RESIKO DIABETES MELLITUS TIPE-2 MAHASISWA TINGKAT 1A AKPER LAMONGAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (167Kb) | Preview

    Abstract

    HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI FAKTOR RESIKO DIABETES MELLITUS TIPE-2 MAHASISWA TINGKAT 1A AKPER LAMONGAN ABSTRAK Muhamad Ganda Saputra. 2014. Nim S541302069. HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI FAKTOR RESIKO DIABETES MELLITUS TIPE-2 MAHASISWA TINGKAT 1A AKPER LAMONGAN. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd, I: Prof. Dr. Ambar Mudigdo, dr. Sp.PA(K). Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Pascasarjana, Minat Utama Pendidikan Profesi Kesehatan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Pola makan yang tidak baik seperti mengkonsumsi makanan yang serba instan cenderung sebagai sumber karbohidrat akan dapat meningkatkan resiko prevalensi Diabetes Mellitus (DM) tipe 2. Faktor risiko DM yang lain adalah kurangnya aktifitas fisik. Aktifitas yang teratur sangat diperlukan untuk mempertahankan kesehatan seseorang karena berguna untuk menjaga keseimbangan energi. Peran petugas kesehatan sangat penting dalam memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pengaturan pola makan, pentingnya aktifitas fisik dan pengkontrolan Indeks Massa Tubuh (IMT) kepada remaja yang merupakan calon penderita maupun penderita DM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh mahasiswa tingkat 1A Akper Lamongan. Subjek & Metode : Penelitian ini menggunakan Desain Analitik Korelasional. Populasinya adalah seluruh mahasiswa tingkat 1A Akper Lamongan sebanyak 62 orang. Tehnik pengambilan sample menggunakan tehnik Total Sampling. Jumlah sample sebanyak 62 responden. Analisis data bivariat menggunakan uji Pearson Product Moment dan multivariat menggunakan uji Regresi Linear Ganda dengan kemaknaan p≤ 0,05. Hasil : Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola makan dengan indeks massa tubuh dengan nilai r=0,330 p=0,009<0,05. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh dengan nilai r=0,320, p=0,011<0,05. Ada hubungan secara bersama-sama yang signifikan dari pola makan dan aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh dengan nilai F=9,437 p=0,000 R=0,492 dan R2=0,21, dimana variabel pola makan mempunyai pengaruh > aktivitas fisik dalam meningkatkan kinerja perawat dengan koefisien regresi (b1) 0,330 dan (b2) 0,320. Kesimpulan: Terdapat hubungan secara bersama antara pola makan dan aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh, dimana pola makan mempunyai pengaruh>aktivitas fisik dalam meningkatkan indeks massa tubuh. Saran bagi institusi hendaknya memberi motivasi pada mahasiswa akan pentingnya pola makan yang cukup gizi dan aktivitas fisik yang baik. Kata Kunci: Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 10 Oct 2015 15:48
    Last Modified: 10 Oct 2015 15:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21230

    Actions (login required)

    View Item