FLOATING ROOF GAS STORAGE PROTOTYPE UNTUK MENAMPUNG GAS PRODUSER HASIL GASIFIKASI SABUT KELAPA

Nugroho, Kharisma Andy and Setyabudi, Nanang (2014) FLOATING ROOF GAS STORAGE PROTOTYPE UNTUK MENAMPUNG GAS PRODUSER HASIL GASIFIKASI SABUT KELAPA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (71Kb) | Preview

    Abstract

    Gas produser merupakan gas hasil gasifikasi. Gasifikasi adalah proses yang mengubah bahan padat menjadi gas yang mudah terbakar. Gas yang dihasilkan dari proses gasifikasi yaitu CO, CO2, H2, dan CH4. Gas produser selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan panas ataupun untuk menghasilkan listrik. Penyimpanan gas produser bertujuan untuk menjaga kelancaran ketersediaan produk dan bahan baku serta dapat menjaga produk atau bahan baku dari kontaminan. Penyimpanan gas produser menggunakan alat berupa tangki atau bejana tertutup yang biasanya disebut gas storage. Gas storage adalah wadah gas sebagai hasil gasifikasi sabut kelapa dalam jangka waktu yang pendek. Gas storage atau tangki penyimpanan dapat memiliki bermacam – macam bentuk dan tipe, masing– masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan serta kegunaan masing–masing. Gasifikasi berlangsung dalam keadaan atmosferis atau dengan tekanan udara sesuai dengan lingkungan, untuk itu digunakanlah gas storage yang tekanannya sesuai dengan kondisi lingkungan, maka jenis tangki yang digunakan adalah tangki atmosferik dengan tipe floating roof. Tipe floating roof menggunakan air sebagai water seal untuk menahan gas produser agar tidak keluar dan juga untuk pemakaiannya lebih praktis. Temperatur gas di dalam gas storage berkisar 33oC yang berasal dari unit pembersih (Filter) kemudian dialirkan menuju input gas storage. Langkah selanjutnya adalah mengukur waktu pengisian dan pengosongan tangki dengan berbagai variabel laju alir dalam gas. Laju alir rata-rata adalah 0,516 L/detik, 0,582 L/detik, 0,669 L/detik dan 0,749 L/detik. Sedangkan untuk gas keluar dari gas storage adalah 0,531 L/detik, 0,569 L/detik, 0,705 L/detik dan 0,763 L/detik. Waktu yang diperlukan untuk pengisian tangki lebih besar dari waktu pengosongan untuk variabel laju alir yang relatif sama. Hal tersebut disebabkan karena pada saat pengisian gas storage ada gaya berat yang diterima oleh gas storage karena menanggung beban roof yang terangkat karena bertambahnya volume gas produser yang masuk.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 10 Oct 2015 14:01
    Last Modified: 10 Oct 2015 14:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21214

    Actions (login required)

    View Item