PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI BATUBARA DENGAN PROSES GASIFIKASI KAPASITAS 500.000 TON/TAHUN

Maulana, Muhammad Arif and Wicaksono, Muhammad Solich (2015) PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI BATUBARA DENGAN PROSES GASIFIKASI KAPASITAS 500.000 TON/TAHUN. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (466Kb) | Preview

    Abstract

    INTISARI Muhammad Arif Maulana dan Muhammad Solich Wicaksono, 2013, Prarancangan Pabrik Metanol dari Batubara dengan Proses Gasifikasi, Kapasitas 500.000 Ton/Tahun, Program Studi S1 Reguler, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Metanol yang dikenal sebagai metil alkohol adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Pada "keadaan atmosfer" metanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun jika terminum bisa menimbulkan kebutaan dengan bau yang khas. Metanol digunakan sebagai refrigerant, anti beku, pelarut, bahan bakar, dan bahan baku industri MTBE, asam asetat,formaldehid. Prarancangan pabrik metanol kapasitas 500.000 ton/tahun dengan bahan baku batubara 1 kg/kg produk, Air 1,19 kg/kg produk, Udara 2,65 kg/kg produk, CaO 0,015 kg/kg produk. Pabrik direncanakan berdiri di Tanjung Enim, Sumatera Selatan pada tahun 2015. Metanol dihasilkan dari proses gasifikasi batubara dengan cara mereaksikan oksigen dan batu bara dalam bentuk slurry dalam reaktor Gasifier pada kondisi non-isotermal non-adiabatik dengan suhu 1316-1700 °C dan tekanan 52,18 bar. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit kebutuhan air, steam, udara tekan, tenaga listrik dan bahan bakar. Kebutuhan utilitas meliputi air (air sungai) sebanyak 5,22 m3/ton produk dan listrik sebesar 9,24 kWh/ton produk. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Selain itu terdapat unit pengolahan limbah yang menangani limbah baik padat, cair, maupun gas yang dihasilkan dari proses produksi. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 0,596 manhour/ton produk. Hasil analisis ekonomi diperoleh, ROI sebelum dan sesudah pajak sebesar 55,90% dan 41,92%, POT sebelum dan sesudah pajak selama 1,52 dan 1,93 tahun, BEP 42,95% dan SDP 27,16%. Sedangkan DCF sebesar 36,71%. Dengan spesifikasi biaya per kg produk, FCI sebesar Rp 7.294,-,WC sebesar Rp 2.688,-, total biaya produksi per tahun sebesar Rp 11.578,-, dan harga jual produksi per tahun sebesar Rp 15.655,-. Jadi dari segi ekonomi pabrik tersebut layak untuk didirikan.

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 07 Oct 2015 13:12
    Last Modified: 07 Oct 2015 13:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21065

    Actions (login required)

    View Item