INTERNALISASI ETIKA BERPAKAIAN ISLAMI PADA ANAK DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN AT-TAQWA DESA PAULAN, KECAMATAN COLOMADU, KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH

Kusumaningtyas, Ratri (2014) INTERNALISASI ETIKA BERPAKAIAN ISLAMI PADA ANAK DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN AT-TAQWA DESA PAULAN, KECAMATAN COLOMADU, KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (693Kb) | Preview

    Abstract

    Ratri Kusumaningtyas, S251108009. Tesis, Internalisasi Etika Berpakaian Islami Pada Anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an At-Taqwa Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pembimbing I: Dr. MahendraWijaya MS, Pembimbing II: Dr. Ahmad Zuber, S.Sos, DEA, Program Studi Sosiologi Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, 2014. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan strategi ustad/ustadzah dalam Internalisasi etika berpakaian Islami pada anak, menjelaskan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat internalisasi etika berpakaian Islami pada anak, menjelaskan pemahaman anak mengenai makna pakaian Islami di Taman Pendidikan Al-Qur’an At-Taqwa, Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mengambil lokasi di Taman Pendidikan Al-Qur’an At-Taqwa, Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Validitas data dengan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi yang dilakukan oleh Ustad/Ustadzah dalam proses internalisasi etika berpakaian Islami dilakukan dengan pemberian keteladanan, pembiasaan dengan pemakaian seragam, dan penyampaian materi pendidikan keagamaan. Faktor pendukung internalisasi etika berpakaian Islami antara lain adanya kegiatan religius, tata tertib, materi yang diarahkan kepada internalisasi etika berpakaian Islami, adanya keinginan yang kuat dari para santri/santriwati, serta para pendidik yang berkepribadian Islam. Adapun faktor yang menjadi penghambat antara lain: Kondisi santri/santriwati yang heterogen, kurang maksimalnya pengawasan para pendidik, pengaruh negatif dari lingkungan luar, serta kurangnya kesadaran dari para santri/santriwati. Pemahaman mengenai makna pakaian Islami diantara para santri/santriwati berbeda-beda sesuai dengan interpretasi yang didapatkan selama proses interaksi berlangsung, makna-makna tersebut diantaranya: Pakaian Islami sebagai seragam/ aturan berpakaian yang harus diikuti di TPA, pakaian islami adalah pakaian yang dipakai oleh orang yang beragama Islam atau yang sering disebut muslim/muslimah, pakaian Islami sebagai penutup aurat, pakaian Islami merupakan petunjuk identitas seseorang sebagai muslim/muslimah, pakaian Islami dapat dimaknai sebagai suatu bentuk kewajiban sebagai muslim/muslimah, pakaian islami merupakan simbol kesederhanaan dan kebersihan, pakaian Islami merupakan simbol ketaqwaan, budi pekerti dan akhlak yang mulia. Sedangkan dilihat dari prakteknya, ada yang mengenakan pakaian Islami untuk keseharian, ada pula yang hanya memakainya ketika ada kegiatan-kegiatan tertentu saja seperti di TPA dan di sekolah. Kata Kunci: Internalisasi, Pakaian Islami, Etika

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
    L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 07 Oct 2015 12:06
    Last Modified: 07 Oct 2015 12:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/21029

    Actions (login required)

    View Item