PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM REGIONAL, BELANJA MODAL PEMERINTAHAN, DAN JUMLAH PENDUDUK USIA 15 TAHUN KE ATAS YANG TAMAT SLTA/ALIYAH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2007-2011

, PRATAMA ADIA RESTY (2014) PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM REGIONAL, BELANJA MODAL PEMERINTAHAN, DAN JUMLAH PENDUDUK USIA 15 TAHUN KE ATAS YANG TAMAT SLTA/ALIYAH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2007-2011. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (113Kb) | Preview

    Abstract

    Jumlah pengangguran masih menjadi suatu masalah dikarenakan pengangguran identik dengan kemiskinan. Pengangguran yang berkelanjutan dan tidak segera diatasi akan menciptakan kriminalitas dalam kehidupan kemasyarakatan. Oleh karena itu, pengangguran merupakan masalah bagi berbagai pihak tidak terkecuali pemerintah Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah pengangguran di Provinsi Jawa Timur. Disamping itu penelitian ini juga untuk mengetahui sebesar besar pengaruh tiap variabel independen yaitu variabel upah, investasi pemerintah, produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tamat SLTA/Aliyah terhadap variabel dependennya yaitu jumlah penggangguran di Provinsi Jawa Timur. Penelitian dilakukan di 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2007-2011. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda menggunakan data panel. Regresi yang terpilih dalam penelitian ini yaitu regresi model fixed effects. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara serempak variabel independen siginifikan mempengaruhi variabel dependen. Secara parsial menunjukkan faktor yang mempengaruhi jumlah pengangguran dengan signifikan di Provinsi Jawa Timur yaitu variabel upah minimum regional, belanja modal pemerintah dan produk domestik regional bruto dengan tingkat alpha 5 persen. Sedangkan variabel pendidikan secara parsial tidak mempengaruhi variabel jumlah pengangguran. Variabel PDRB ADHK merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar dibandingkan variabel independen lainnya yaitu sebesar 1,39 persen. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat digunakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menanggulangi jumlah pengangguran. Pemprov Jatim diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kata kunci : Pengangguran, upah minimum regional, belanja modal pemerintah, produk domestik regional bruto, jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tamat SLTA/Aliyah

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ekonomi dan Studi Pembangunan
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 06 Oct 2015 23:09
    Last Modified: 06 Oct 2015 23:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20894

    Actions (login required)

    View Item