KAJIAN KUAT LENTUR DAN KUAT LEKAT BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU PETUNG POLOS Study Of Flexural Strength and Adhesive Strength On Concrete Beam Reinforcement Plain Petung Bamboo

ARJIANTORO, FERI (2014) KAJIAN KUAT LENTUR DAN KUAT LEKAT BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU PETUNG POLOS Study Of Flexural Strength and Adhesive Strength On Concrete Beam Reinforcement Plain Petung Bamboo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (156Kb) | Preview

    Abstract

    Dalam dunia konstruksi bangunan, beton bertulang baja merupakan komponen yang sering digunakan pada struktur bangunan, dimana beton memiliki kuat tekan yang tinggi dan baja memiliki kuat tarik yang tinggi, keduanya merupakan kombinasi yang saling melengkapi untuk konstruksi struktur bangunan. Namun semakin banyaknya peningkatan kebutuhan tulangan baja dalam setiap pembangunan akan menimbulkan kendala yaitu harga yang semakin tinggi dan merupakan produk hasil tambang yang tidak dapat diperbaharui dan suatu saat akan habis. Untuk mengatasi kendala tersebut, sebagai alternatif pengganti tulangan baja, maka dimamfaatkanlah bambu, dimana bambu merupakan produk alam yang renewable, diperoleh dengan mudah, murah, dan memiliki kuat tarik yang tinngi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kuat tarik leleh bambu petung yang digunakan untuk perhitungan secara analisis, kapasitas lentur dan kuat lekat balok bertulangan bambu petung, dengan membuat balok benda uji sebanyak 9 buah balok dengan ukuran 11 cm x 15 cm x 170 cm dan 9 silinder ukuran diameter 15 cm tinggi 30 cm. Tiga balok benda uji pertama ditanam tulangan bambu petung polos, selanjutnya tiga balok ditanam tulangan baja baja Ø 8 mm dan tiga balok tanpa tulangan. Enam benda uji silinder ditanam tulangan bambu petung nodia dan tanpa nodia sedalam 15 cm dengan ukuran 60 cm x 2 cm x 0,52 cm. Tiga silinder ditanam tulangan baja Ø 8 mm. Pengujian dilakukan di Laboratorium Struktur, FT UNS, pada umur beton 28 hari dengan memberikan dua titik beban terpusat pada jarak 1/3 bentang balok dari tumpuan, untuk uji lekat menggunakan alat Universal Testing Machine ( UTM ). Berdasarkan analisis dan hasil pengujian dapat diambil kesimpulan, kuat tarik leleh bambu petung diambil sebesar 223,893 N/mm2 kuat tarik pada nodia, karena kuat tarik pada nodia berkisar setengah dari kuat tarik internodia. Momen nominal berdasarkan analisis Pada benda uji balok bertulangan bambu petung polos pada kuat tarik Nodia didapat sebesar 0,507 tonm dan hasil pengujian didapat rerata sebesar 0,532 tonm, untuk baja pengujian rerata sebesar 0,516 tonm dan analisis 0,506 tonm. Nilai kuat lekat beton dengan tulangan bambu petung polos tanpa nodia sebesar 0,1929 Mpa dan tulangan bambu petung polos nodia sebesar 0,0535 Mpa sedangkan kuat lekat beton dengan tulangan baja polos Ø 8 mm sebesar 0,2592 Mpa. Kata kunci: Bambu Petung, Kapasitas Lentur, Kuat Lekat

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 06 Oct 2015 22:04
    Last Modified: 06 Oct 2015 22:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20885

    Actions (login required)

    View Item