PEMBUATAN TEPUNG DARI BUAH SUKUN (Artocarpus altilis)

Ferawati, (2014) PEMBUATAN TEPUNG DARI BUAH SUKUN (Artocarpus altilis). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1073Kb) | Preview

    Abstract

    Sukun merupakan salah satu tanaman daerah tropik sumber karbohidrat dan penyebarannya meluas di kepulauan Indonesia. Namun masyarakat saat ini belum bisa memanfaatkan buah sukun secara maksimal. Oleh karena itu perlu adanya terobosan baru untuk meningkatkan nilai ekonomis buah sukun, salah satunya dengan pembuatan tepung dari buah sukun. Tugas akhir ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang cara pembuatan tepung dari buah sukun serta memberikan pengetahuan tentang nutrisi yang terkandung oleh tepung sukun, sehingga tepung sukun yang dihasilkan dapat menjadi alternatif makanan berkarbohidrat. Pada tugas akhir ini pembuatan tepung dari buah sukun dilakukan dengan cara pemblansiran dengan uap selama 10 menit. Buah sukun selanjutnya diparut dengan menggunakan slicer, setelah itu dikeringkan dengan memanfaatkan sinar matahari selama 2 hari dan dilakukan penepungan dengan menggunakan mesin penggiling tepung serta dilakukan pengayakan, maka terbentuklah tepung dari buah sukun. Rendemen produk tepung yang diperoleh sebesar 40%. Tepung sukun yang diperoleh selanjutnya dilakukan uji nutrisi. Hasil uji menunjukkan bahwa tepung sukun mempunyai kandungan nutrisi dengan kadar air 11,6%, mineral 1,76%, lemak 0,12%, protein 7,41%, karbohidrat 48,11% dan energi total 222,08 kkal. Tepung sukun yang diperoleh juga dilakukan uji organoleptik. Tepung tersebut diaplikasikan pada pembuatan bolu kukus, karena tepung sukun tidak mengandung gluten maka pengaplikasiannya ditambahkan tepung lain yang mengandung gluten. Pada percobaan ini penulis memanfaatkan tepung terigu, dengan perbandingan antara tepung sukun dan tepung terigu 2:3. Uji organoleptik dilakukan oleh responden sebanyak 30 orang dengan variasi responden berdasarkan usia yaitu usia 20 tahun kebawah, usia 21 -30 tahun dan usia di atas 30 tahun. Kategori uji organoleptik untuk tepung sukun adalah warna tepung. Hasil uji organoleptik yang diperoleh dalam kategori warna tepung sebanyak 63,3% dimana responden menyatakan tepung sukun berwarna putih kekuningan. Dan untuk bolu kukus kategori uji organoleptiknya adalah rasa, aroma, tekstur dan kesukaan. Kategori rasa 76,7% responden menyatakan rasa enak, kategori aroma 86,7% responden menyatakan beraroma sedap, kategori tekstur 83,3% responden menyatakan bertekstur halus, dan kategori kesukaan sebesar 73,3% responden menyatakan suka dengan bolu kukus dari campuran tepung sukun dan tepung terigu (2:3).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 06 Oct 2015 21:44
    Last Modified: 06 Oct 2015 21:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20880

    Actions (login required)

    View Item