MANAJEMEN OPERASI DENGAN ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PADA PT. SENTRAL TELEKOMUNIKASI MODERN JAYA PT. STMJ – INDOSAT SUKOHARJO

MURTI, FEDERICO BAYU (2014) MANAJEMEN OPERASI DENGAN ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PADA PT. SENTRAL TELEKOMUNIKASI MODERN JAYA PT. STMJ – INDOSAT SUKOHARJO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (399Kb) | Preview

    Abstract

    Peramalan menggunakan metode runtun waktu adalah peramalan yang menggunakan serangkaian pengamatan terhadap suatu peristiwa, kejadian, gejala, atau variabel yang diambil dari waktu ke waktu. Atau dengan kata lain, peramalan yang menggunakan serangkaian data masa lampau. Peramalan penjualan produk dengan teknik analisis adalah merupakan cara dari sebuah perusahaan untuk menghitung atau memprediksikan skala permintaan konsumen di masa yang akan datang melalui data-data permintaan di masa yang lalu. Permasalahan yang diangkat dalam Tugas Akhir ini adalah studi mengenai Peramalan Permintaan dari : Produk Starter Pack pada penjualan Voucher Pulsa Indosat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui bentuk metode apa yang digunakan perusahaan PT. Sentral Telekomunikasi Modern Jaya Indosat Sukoharjo untuk peramalan permintaannya 2. Untuk menghitung peramalan penjualan produk perusahaan PT. Indosat Sukoharjo periode Tahun 2013 dengan metode Time series analysis 3. Untuk mengetahui analisis Error dari masing-masing metode peramalan 4. Untuk membandingkan metode mana yang paling mendekati hasil yang riil pada permintaan produk berdasarkan analisis Error-nya. Pada tahap pertama analisis, dilakukan perhitungan terhadap peramalan permintaan pada penjualan produk kartu matrix perdana perusahaan untuk periode bulan Februari 2013. Metode peramalan permintaan yang digunakan perusahaan adalah analisis peramalan dengan metode ARIMA. Sedangkan analisis kedua, dengan software POM for Windows 3 metode time series analysis dengan teknik rata-rata bergerak sederhana (Simple Moving Averages) skala tiga bulan. Peramalan dengan teknik rata-rata bergerak dengan bobot (Weighted Moving Averages).Terakhir, metode penghalusan eksponensial (Exponential Smoothing) dengan alpha 1. Pada tahap akhir penelitian dilakukan perbandingan antara masing-masing metode peramalan dengan perbandingan jumlah MSE (mean square error). Jumlah MSE terkecil adalah peramalan yang paling mendekati hasil riil. MSE metode ARIMA: 47,3704; MSE teknik rata-rata bergerak sederhana (Simple Moving Averages): 47,37; MSE rata-rata bergerak dengan bobot (Weighted Moving Averages): 57,421; dan MSE metode penghalusan eksponensial (Exponential Smoothing): 20,625. Sehingga berdasarkan hasil diatas MSE (mean square error) dari metode penghalusan eksponensial (Exponential Smoothing) α=1 (20.625) adalah yang paling mendekati dengan hasil riil. Keywords: PT. Sentral Telekomunikasi Modern Jaya, Forecast, Peramalan, ARIMA, Minitab 16, Time Series Analysis, Simple Moving Average, Weighted Moving Average, Eponential Smoothing, POM For Windows 3

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Bisnis
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 06 Oct 2015 21:14
    Last Modified: 06 Oct 2015 21:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20868

    Actions (login required)

    View Item