EFEKTIVITAS PEMBERIAN PROBLEM POSING PADA MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

-, Mukaromah (2015) EFEKTIVITAS PEMBERIAN PROBLEM POSING PADA MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (111Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (136Kb) | Preview

      Abstract

      ABSTRAK Mukaromah (K3310058). EFEKTIVITAS PEMBERIAN PROBLEM POSING PADA MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektivitas model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan, (2) efektivitas model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan, (3) efektivitas model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing dan model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain ”Randomized Control Group Postest Only Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 4 Surakarta kelas X1 IPA semester 2 tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas eksperimen I, eksperimen II dan kontrol. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa data tes dan angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis digunakan uji anava satu jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan model pembelajaran TGT lebih efektif dibanding metode diskusi informatif terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Rata-rata nilai posttest pada penggunaan model pembelajaran TGT lebih tinggi dibanding metode diskusi informatif dengan rata-rata nilai posttest kognitif berturut-turut 83,76 dan 77,94 serta afektif berturut-turut 83,53 dan 77,97. (2) Penggunaan model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing lebih efektif dibanding metode diskusi informatif terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Rata-rata nilai posttest pada penggunaan model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing lebih tinggi dibanding metode diskusi informatif dengan rata-rata nilai posttest kognitif berturut-turut 89,38 dan 77,94 serta afektif berturut-turut 89,47 dan 77,97. (3) Penggunaan model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing lebih efektif dibanding model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Rata-rata nilai posttest pada penggunaan model pembelajaran TGT dengan metode Problem Posing lebih tinggi dibanding model pembelajaran TGT dengan rata-rata nilai posttest kognitif berturut-turut 89,38 dan 83,76 serta afektif berturut-turut 89,47 dan 83,53. Kata Kunci: TGT, Problem Posing, hasil belajar, kelarutan dan hasil kali kelarutan.

      Item Type: Other
      Subjects: L Education > L Education (General)
      Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
      Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia
      Depositing User: Nadia Nur Fitriani
      Date Deposited: 06 Oct 2015 20:37
      Last Modified: 06 Oct 2015 20:37
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20844

      Actions (login required)

      View Item