ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI BAH BOLON KABUPATEN SIMALUNGUN SUMATERA UTARA

P, RIAN MANTASA SALVE (2015) ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI BAH BOLON KABUPATEN SIMALUNGUN SUMATERA UTARA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (577Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Rian Mantasa Salve Prastica, Suyanto, Rintis Hadiani, 2015. Analisis Transpor Sedimen pada Sungai Bah Bolon Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta Perkembangan pembangunan yang terjadi sehingga memicu perubahan tata guna lahan ini mengakibatkan infiltrasi semakin menurun dan tingkat erosi dan sedimentasi meningkat. Sehingga, PLTMH yang akan dibangun di DAS Bah Bolon harus direncanakan dengan baik. Bila tidak direncanakan dengan baik, sedimen melayang di Sungai Bah Bolon dapat mengganggu kinerja turbin PLTMH yang akan dibangun. Perencanaan sediment harvesting memerlukan data jumlah transpor sedimen total yang terjadi di Sungai Bah Bolon. Sehingga “Analisis Angkutan Sedimen Total pada Sungai Bah Bolon” perlu dilakukan. Berdasarkan data sekunder, terdapat dua sampel sedimen dalam penelitian ini. Perhitungan menggunakan rata-rata hasil analisis kedua sampel. Analisis transpor sedimen total menggunakan tujuh metode. Hasil analisis menunjukkan hasil transpor sedimen total masing-masing metode. Metode Colby, Metode Laursen, dan Metode Ackers and White menghasilkan volume transpor sedimen yang tinggi dan simpangan yang besar terhadap hasil 15% sedimentasi lahan yang masuk ke sungai yang dianalisis oleh Fibria (2015). Metode Shen and Hung dan Metode Engelund and Hansen memiliki hasil transpor sedimen paling sedikit. Metode Yang dan Metode Bagnold memiliki simpangan yang kecil dibandingkan dengan lima metode yang lain. Metode Yang adalah metode yang memiliki simpangan paling kecil daripada Metode Bagnold. Hasil-hasil tersebut dibandingkan dengan 15% sedimen pasir hasil perhitungan dari Fibria (2015) untuk menyimpulkan metode yang sesuai diaplikasikan di Sungai Bah Bolon. Berdasarkan grafik hasil analisis, Metode Yang adalah metode paling sesuai dibanding metode lain dalam menganalisis transpor sedimen total di Sungai Bah Bolon. Analisis perhitungan tebal sedimen yang ada di Sungai Bah Bolon menunjukkan ketebalan sedimen kurang dari 0,7 mm pada tahun 2000-2012 dengan erodibilitas tanah sebesar 0,1067. Kata Kunci : Sedimen, Metode Yang, Sungai Bah Bolon

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 06 Oct 2015 20:00
    Last Modified: 06 Oct 2015 20:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20834

    Actions (login required)

    View Item