MENINGKATKAN GERAK DASAR LEMPAR MELALUI PENDEKATAN KOMPETISI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI I LUNDONG KECAMATAN UTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014.

Juniati, (2014) MENINGKATKAN GERAK DASAR LEMPAR MELALUI PENDEKATAN KOMPETISI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI I LUNDONG KECAMATAN UTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (371Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran gerak dasar lempar melalui Pendekatan Kompetisi pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri I Lundong Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 yang ditandai sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran dan peningkatan hasil tes unjuk kerja. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus ,dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri I Lundong Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari data primer yaitu meliputi data hasil belajar siswa, keaktivan siswa selama KBM, keaktivan guru selama KBM dan sumber data yang terdiri atas nilai hasil belajar gerak dasar lempar siswa sebelum menjalani tindakan, RPP, silabus, kurikulum; diperoleh dari dokumen yang dimiliki guru dan sekolah.Teknik pengumpulan data adalah dengan tes praktik, pengamatan, kartu ceria, dan studi simak. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode.Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan analisis kritis.Prosedur penelitian adalah model terus-menerus dan dilaksanakan dalam siklus yang diberikan pada siswa yang dijadikan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Pendekatan kompetisi dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar lempar siswa kelas IV dari pra siklus ke siklus I,dan dari silus I ke siklus II. Proses pembelajaran pada pra siklus cara penyajian pembelajaran pada teknik saja, sehingga terkesan membosankan dan anak-anak kurang semangat dan kurang antusias dalam pembelajaran. Peningkatan terjadi pada siklus I . Pendekatan kompetisi meningkatkan pembelajaran gerak dasar lempar. Pada siklus II dengan Pendekatan kompetisi pembelajaran gerak dasar lempar meningkat lebih baik sehingga dapat mendukung suatu pembelajarn yang berkualitas. Kesimpulan Siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 16 siswa atau 76.19% pada siklus 1 dari 12 atau 57.14% siswa pada prasiklus. Siswa lebih meningkat pada siklus II yaitu siswa yang tuntas belajar menjadi 90.48% atau menjadi 19 siswa daripada siklus I anak yang baru tuntas belajar 16 siswa atau 76.19%. Peningkatan ketuntasan belajar gerak dasar lempar dari prasiklus 12 siswa menjadi 16 siswa pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 19 siswa atau 90.48% yang dapat diartikan diatas kriteria yang ditetapkan oleh peneliti yaitu 80%. Nilai pembelajaran gerak dasar lempar meningkat dari rata-rata kelas yang pada awal pembelajaran 76 menjadi 80 pada siklus I dan 82 pada siklus II. Nilai tertinggi yang dicapai siswa meningkat dari 81 pada prasiklus menjadi 83 pada siklus I, dan 85 pada siklus II. Kata Kunci : Gerak dasar lempar, Pendekatan kompetisi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 06 Oct 2015 19:19
    Last Modified: 06 Oct 2015 19:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20822

    Actions (login required)

    View Item