PERBEDAAN PENGARUH METODE AEROBIC INTERVAL TRAINING (SQUARE) DAN (TABATA) TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX. PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTASI PENCAK SILAT JPOK FKIP UNS 2014

WIJAYA, MUHAMMAD RISKI ADI (2015) PERBEDAAN PENGARUH METODE AEROBIC INTERVAL TRAINING (SQUARE) DAN (TABATA) TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX. PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTASI PENCAK SILAT JPOK FKIP UNS 2014. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (427Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Riski Adi Wijaya. PERBEDAAN PENGARUH METODE AEROBIC INTERVAL (SQUARE) DAN (TABATA) TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX. PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTASI PENCAK SILAT JPOK FKIP UNS 2014. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2014. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh antara latihan Square dan Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014, (2)Latihan mana yang lebih efektif dan efisienantara Square dan Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan desain Pre Test – Post Test Group Design. Populasi Penelitian ini adalah mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014 berjumlah 50 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah tes lari multitahap (Multistage Fitness Test).Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji – t atau uji perbedaan dengan taraf signifikasi 5%, dengan uji prasyarat melaluiuji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh hal sebagai berikut: (1)Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Square dan Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014, (t hitung = 4,586 > t tabel= 2,262). (2) Square memiliki pengaruh yang lebih baik dan efektif dari pada Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada MahasiswaPutra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014. Peningkatan VO2max kelompok I (kelompok yang mendapat perlakuan metode Square ) = 7,26% > kelompok II (kelompok yang diberi perlakuan Tabata) = 2,82%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1)Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Square dan Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada mahasiswa Putra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014, (2) Square memiliki pengaruh yang lebih baik dan efektif dari pada Tabata Terhadap Peningkatan VO2max. pada MahasiswaPutra Pembinaan Prestasi Pencak Silat JPOK FKIP UNS 2014. Kata Kunci:Pencak Silat, Square, Tabata, VO2max

    Item Type: Other
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 06 Oct 2015 17:19
    Last Modified: 06 Oct 2015 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20789

    Actions (login required)

    View Item