Eksperimentasi Model Pembelajaran 4Ex2 dan LC 5E pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel Ditinjau dari Sikap Siswa terhadap Matematika Siswa Kelas VII SMP Se-Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014

Fitrianna, Aflich Yusnita (2014) Eksperimentasi Model Pembelajaran 4Ex2 dan LC 5E pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel Ditinjau dari Sikap Siswa terhadap Matematika Siswa Kelas VII SMP Se-Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (421Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Aflich Yusnita Fitrianna. S851208003. 2014. Eksperimentasi Model Pembelajaran 4Ex2 dan LC 5E pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel Ditinjau dari Sikap Siswa terhadap Matematika Siswa Kelas VII SMP Se-Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. TESIS. Pembimbing I: Dr. Mardiyana,M.Si., II: Dr. Sri Subanti, M.Si. Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara model pembelajaran matematika 4Ex2, LC 5E atau konvensional (2) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi, sedang atau rendah (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi, sedang atau rendah (4) pada masing-masing kategori sikap siswa terhadap matematika, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik siswa yang dikenai model pembelajaran matematika 4Ex2, LC 5E atau konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3x3. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP di Kabupaten Kudus. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 309. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan angket sikap siswa terhadap matematika. Uji coba instrumen tes meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas. Uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan, diperoleh kesimpulan bahwa ketiga kelas memiliki kemampuan awal matematika yang seimbang. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dengan menggunakan metode Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett dengan uji Chi Kuadrat. Dengan α = 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan memiliki variansi yang sama. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama yang kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda menggunakan metode Scheffe. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran 4Ex2 lebih baik daripada model pembelajaran LC 5E dan model pembelajaran konvensional, dan model pembelajaran LC 5E lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. (2) Prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai sikap terhadap matematika tinggi lebih baik daripada siswa yang mempunyai sikap terhadap matematika sedang dan rendah, dan siswa yang mempunyai sikap terhadap matematika sedang lebih baik daripada siswa yang mempunyai sikap terhadap matematika rendah. (3) Pada model pembelajaran 4Ex2, prestasi belajar matematika siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang dan rendah, dan siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang lebih baik daripada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika rendah. Pada model pembelajaran LC 5E prestasi belajar matematika siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang dan rendah, dan siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang sama dengan siswa yang memiliki sikap terhadap matematika rendah. Pada model pembelajaran konvensional prestasi belajar matematika siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi sama dengan siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang, dan siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi dan sedang lebih baik daripada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika rendah. (4) Pada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika tinggi, yang dikenai model pembelajaran LC 5E sama dengan model pembelajaran 4Ex2 dan konvensional, model pembelajaran 4Ex2 lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Pada siswa yang memiliki sikap terhadap matematika sedang dan rendah, yang dikenai model pembelajaran 4Ex2, LC 5E dan konvensional memberikan prestasi belajar matematika yang sama. Kata Kunci : Model Pembelajaran, 4Ex2, LC 5E, Sikap Siswa terhadap Matematika, Prestasi Belajar Matematika Siswa

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Maharani Angel Ein Suryono
    Date Deposited: 07 Oct 2015 05:46
    Last Modified: 07 Oct 2015 05:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20778

    Actions (login required)

    View Item